Soroti Insiden Ojol Dilindas Rantis Brimob, Amalia Prabowo Singgung Negara-DPR yang Mati Rasa & Gaya
jpnn.com, JAKARTA - Seorang orkestrator perubahan Amalia Susilowati Prabowo angkat suara dan menyatakan keprihatinannya atas tewasnya Affan Kurniawan pengemudi ojek online (Ojol) yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat aksi demonstrasi di Jakarta pada Kamis (28/8) lalu.
Sebagai ibu rumah tangga dan pengguna setia ojek online di Jakarta, ia mengaku sangat marah ketika mendengar seorang pengemudi ojol kehilangan nyawa dilindas kendaraan taktis Brimob.
"Para driver ojol bagi saya bukan sekadar pengemudi, mereka penyelamat kejamnya kehidupan metropolitan. Saat bekal anak tertinggal, mereka antar nasi sampai depan kelas," ujar Amalia dalam keterangan resmi yang diterima redaksi hari ini.
"Saat ibu saya mendadak butuh obat, mereka menjadi tangan kanan saya, menembus macet dan panas demi kesehatan orang yang saya cintai. Maka ketika salah satu dari mereka kehilangan nyawa dilindas kendaraan taktis Brimob pada tanggal 25 Agustus 2025, saya marah," imbuh Amalia yang juga kandidat Doktor, Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan, Fakultas Ilmu Sosial & Politik, Universitas Gadjah Mada, itu.
Para driver ojol, kata Amalia, personal yang nyata dan berarti. Mereka adalah denyut nadi kota ini, penggerak ekonomi yang tak banyak disebut tapi selalu hadir. Mereka jugalah yang paling tertindas oleh relasi kuasa yang timpang, kuasa negara yang tidak berpihak.
Menurutnya, kematian Affan Kurniawan adalah wajah paling nyata dari ironi negara ini. "Sebab almarhum, bukan perusuh, hanya rakyat biasa," ucapnya.
Ketika tragedi ini terjadi, kata Amalia, negara hanya diam, aparat tidak transparan. Bahkan, pemerintah tidak menyampaikan duka. Sementara para anggota DPR RI yang idealnya merepresentasikan rakyat, justru sibuk mengurus kenaikan tunjangan, bungkam tatkala dituntut hadir sebagai pelindung, bahkan kini lepas tangan.
Dia menilai dalam persoalan ini bukan institutannya yang cacat, tetapi sebagian besar anggotanya terpilih lewat proses yang salah: politik uang, popularitas semu, dan minim kemampuan kritis.
Kematian driver ojol Affan Kurniawan adalah wajah paling nyata dari ironi negara ini. Sebab almarhum, bukan perusuh, hanya rakyat biasa.
- 3 Personel Penumpang Rantis Pelindas Driver Ojol Affan Kurniawan Disanksi Minta Maaf
- Dua Orang Hilang Pascademo di Jakarta Ditemukan di Malang dan Kalimantan Tengah
- Direktur Nusakom Sebut Ada yang Sengaja Memotong Video Hasil Wawancara Deddy Sitorus
- Prabowo Minta Masyarakat untuk Lakukan Unjuk Rasa dengan Baik dan Damai
- Pengemudi Ojol Terluka Imbas Demo 28-29 Agustus, Grab Langsung Turun Tangan
- Heikal Safar: DPR Tak Punya Empati pada Kesulitan Masyarakat
JPNN.com




