Soroti Persoalan Ekonomi Rakyat, Bung Reno: Pemimpin Jangan Sibuk Beretorika
jpnn.com, JAKARTA - Aktivis politik asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Gregorius Matrecano atau Bung Reno menilai keresahan publik mulai merebak di berbagai daerah akibat tantangan ekonomi yang makin berat.
Menurut Reno, kondisi bangsa saat ini sedang menghadapi krisis kepercayaan yang dipicu oleh ketidakpastian politik dan tekanan ekonomi yang terus menghimpit rakyat.
Reno mengatakan di tengah kebutuhan hidup yang mahal, melemahnya daya beli masyarakat, dan sulitnya lapangan pekerjaan, rakyat justru disuguhi narasi politik yang jauh dari persoalan nyata yang dihadapinya setiap hari.
"Oleh karena itu, pemimpin jangan sibuk beretorika. Rakyat membutuhkan kepastian. Mereka ingin tahu ke mana arah bangsa ini dibawa dan bagaimana pemerintah menjawab kesulitan yang mereka rasakan,” tegas Bung Reno dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu (6/6/2026).
Dia menilai meningkatnya demonstrasi, kritik publik di media sosial, hingga berbagai bentuk protes yang muncul di sejumlah daerah bukanlah fenomena biasa.
Menurutnya, hal itu merupakan alarm keras bahwa sebagian masyarakat mulai kehilangan kesabaran terhadap situasi yang dianggap tidak memberikan kepastian.
"Ketika rakyat mulai lebih percaya pada keresahan yang mereka rasakan daripada janji-janji yang mereka dengar, maka sesungguhnya ada persoalan serius yang harus segera dijawab,” katanya.
Dia mengingatkan sejarah menunjukkan ketidakpuasan publik sering kali berawal dari persoalan ekonomi.
Bung Reno menilai keresahan publik mulai merebak di berbagai daerah akibat tantangan ekonomi yang makin berat.
- Rupiah Gas Pol, IHSG Menghijau, Semua Terdampak The Fed
- Perkuat Transformasi AI Indonesia, StratLogic.AI Resmi Angkat Bachrum Lubis sebagai Chief Executive Officer
- Tokoh Pemuda Alfian Akbar Bedah Otsus Papua di Buku Timika Menyala
- S&P Soroti DSI, Pengamat Nilai Transformasi RI Dinilai Positif oleh Investor
- Purbaya Jelaskan Kondisi Utang Negara, Jawabannya Santai dan Optimistis
- PalmCo Gelar Baking Class 2026 untuk 50 UMKM dan Warga
JPNN.com




