Souza Beberkan Kondisi Psikologis Pemain Persija Setelah Gagal Juara
jpnn.com - JAKARTA - Musim belum benar-benar berakhir, tetapi luka di kubu Persija Jakarta sudah terasa begitu dalam.
Persija gagal bersaing dalam perebutan gelar Super League 2025/2026.
Finis posisi ketiga bukanlah tujuan. Namun, hasil itu jauh dari ekspektasi besar publik ibu kota yang sejak awal musim membidik trofi juara.
Mauricio Souza pun tidak menutupi kekecewaannya setelah target utama tim dipastikan meleset.
Dalam konferensi pers jelang duel melawan Persik Kediri, Jumat (15/5), pelatih asal Brasil itu mengakui seluruh tim terpukul berat melihat kenyataan pahit yang harus diterima Persija musim ini.
"Tanpa ragu sedikit pun bahwa kami semua cukup terpukul karena tidak berhasil mencapai target pertama. Kami yakin bahwa kami seharusnya bisa berada di posisi yang lebih baik di klasemen ini," kata Mauricio Souza.
Meski dihantam tekanan dan kritik dari berbagai arah, Mauricio memastikan Persija tidak akan menyerah begitu saja di dua pertandingan tersisa. Persija akan menghadapi Persik pada Sabtu (15/5).
Dia menegaskan timnya wajib menutup musim dengan kemenangan demi menjaga harga diri klub.
Persija Jakarta telah dipastikan gagal menjadi juara Super League. Pelatih Mauricio Souza mengungkapan kondisi psikologis para pemainnya.
- Inikah Sinyal Shin Tae Yong Bakal Melatih Persija?
- Jadi Aset Masa Depan Klub, Kiper Muda PSIM Cahya Supriadi Diikat Kontrak Baru
- Lepas 7 Pemain Asing, Persija Ingin Bangun Tim Lebih Tangguh
- 7 Pemain Resmi Angkat Kaki dari Persija Jakarta, Ada Nama-Nama yang Sulit Dilupakan
- Belum Selesai Cuci Gudang Pemain Asing, Persija Resmi Lepas Maxwell Souza
- Setelah Tiga Tahun Berpisah, PSIS Semarang Pulangkan Si Raja Gol Hari Nur Yulianto
JPNN.com




