S&P Pertahankan Rating Indonesia di BBB, GREAT Institute Soroti Disiplin Fiskal
Fitch mengambil langkah serupa pada 4 Maret 2026 dengan mempertahankan peringkat Indonesia di BBB.
Kedua lembaga tersebut menyoroti persoalan prediktabilitas dan konsistensi kebijakan pemerintah. Menurut Trisha, mempertahankan status investment grade tidak cukup hanya dengan menjaga rasio utang.
Pemerintah juga perlu meningkatkan rasio penerimaan negara, menjaga kualitas institusi, memperkuat kredibilitas kebijakan ekonomi, serta memastikan perubahan regulasi tidak menambah ketidakpastian bagi pelaku usaha.
“Afirmasi S&P memberikan modal untuk memperkuat kepercayaan investor. Apabila diikuti disiplin fiskal, belanja produktif, dan kebijakan yang konsisten, keputusan ini dapat membantu menurunkan premi risiko, memperkuat investasi, serta mengurangi biaya pembiayaan dalam jangka panjang,” tutur Trisha.(esy/jpnn)
S&P mempertahankan rating Indonesia di BBB, peneliti GREAT Institute soroti disiplin fiskal
Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesyia Muhammad
- Patriot Sejati
- Pertumbuhan Ekonomi 2026 Diprediksi Sulit Naik ke Angka 6%
- GREAT Institute Menilai RAPBN 2027 Menunjukkan Arah Kebijakan Ekonomi, Diuji Dua Hal
- Dari Teror Rentenir, Ibu Rini Bangkit Bersama PNM dan Menata Masa Depan Keluarga
- Kerugian Whoosh Tembus Rp 4 Triliun, Ekonom Desak Komitmen Awal Proyek Diusut
- Soal Langkah Restrukturisasi Utang KCIC, Pemerintah Diminta Hati-Hati
JPNN.com




