Staf PBNU Ini Mangkir dari Panggilan KPK terkait Korupsi Kuota Haji
Selasa, 21 April 2026 – 19:54 WIB
Jubir KPK Budi Prasetyo. Foto: Ricardo/JPNN.com
Selanjutnya, pada 12 Maret 2026, KPK menahan Yaqut di Rumah Tahanan Negara Cabang Gedung Merah Putih KPK, disusul penahanan Ishfah pada 17 Maret 2026.
KPK sempat mengalihkan status penahanan Yaqut menjadi tahanan rumah pada 19 Maret 2026 atas permohonan keluarga, namun kembali menahannya di Rutan KPK pada 24 Maret 2026.
Pada 30 Maret 2026, KPK menetapkan dua tersangka baru, yakni Direktur Operasional Maktour Ismail Adham dan Ketua Umum Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Aziz Taba.(ant/jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
Staf PBNU berinisial SB mangkir dari panggilan penyidik KPK untuk menjadi saksi kasus dugaan korupsi kuota haji pada Selasa (21/4/2026).
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
BERITA TERKAIT
- KPK Dalami Dugaan Pendiri IAW Iskandar Sitorus Hambat Penyidikan Korupsi Bea Cukai
- KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Fuad Hasan Masyhur di Kasus Korupsi Kuota Haji
- KPK Periksa Petinggi Indonesian Audit Watch di Kasus Korupsi Bea Cukai
- Sebanyak Ini Uang yang Disita KPK dari Rumah Silmy Karim
- KPK Rinci Uang Sitaan dari Rumah Silmy Karim, Ada Dolar hingga Yen
- KPK Periksa Petinggi PLN hingga Direktur PT Bara Mineral di Kasus Investasi PPT Energy
JPNN.com




