Status BOR RS Rujukan Covid-19 di DKI Jakarta Kini 23 Persen, Ini Perinciannya...

Status BOR RS Rujukan Covid-19 di DKI Jakarta Kini 23 Persen, Ini Perinciannya...
Ada penurunan tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) di DKI Jakarta turun menjadi 23 persen. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - DKI Jakarta mengalami penurunan tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) rumah sakit rujukan pasien Covid-19.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria Riza menyatakan penurunan terjadi seiring reduksi jumlah kasus positif secara signifikan.

"Alhamdulillah, BOR rumah sakit di Jakarta sudah turun menjadi 23 persen," kata usai meninjau vaksinasi di Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (22/8).

Menurut dia, hal itu tak lepas dari upaya semua pihak melaksanakan protokol kesehatan.

Kendati demikian, Riza mengimbau masyarakat untuk tetap melaksanakannya secara ketat agar mencegah peningkatan kasus baru.

Selain penurunan keterisian tempat tidur pasien COVID-19, lanjut dia, tingkat keterisian tempat tidur di ruang unit perawatan intensif (ICU) di DKI juga menurun menjadi 44 persen.

"ICU kita turun 44 persen. Data vaksin juga sudah lebih dari 9 juta. Dalam beberapa pekan ke depan kita akan mencapai 11 juta. Dan yang paling penting warga Jakarta segera datangi sentra vaksin terdekat," kata Riza.

Berdasarkan data dari laman corona.jakarta.go.id, data keterisian tempat tidur di RS rujukan COVID-19 di DKI pada Minggu ini pukul 14.00 WIB adalah:

Wagub DKI Jakarta Riza Patria menyatakan ada penurunan tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) di DKI Jakarta turun menjadi 23 persen.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News