Status Keracunan MBG Meningkat dari Menonjol Jadi Fatal
jpnn.com - JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meningkatkan status keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Status awal keracunan MBG kejadian menonjol, kini menjadi kejadian fatal.
"Kami telah meningkatkan status, kasus keracunan bukan lagi kejadian menonjol, melainkan kejadian fatal, karena ini menyangkut nyawa dan kondisi kesehatan seseorang," katanya Jakarta, Senin (3/8).
Menurutnya, kesehatan, kondisi keamanan, dan nyawa seorang anak yang selama ini dirawat dan dijaga oleh anggota keluarganya menjadi penting.
"Kasus keracunan di Semarang, Jawa Tengah, kami harapkan menjadi yang pertama dan terakhir semenjak saya menjadi kepala badan ini. Setiap ada kasus keracunan, maka sanksi tegas kami berlakukan, pertama, dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kami tangguhkan sambil kita investigasi hasil laboratoriumnya dengan Dinas Kesehatan setempat," ujar Sudaryono.
Kemudian BGN akan mengevaluasi permasalahan apa yang ada di SPPG tersebut, baik dari segi standar higienisnya yang tidak tercapai atau kasus lain yang menyebabkan standar keamanan tidak dipenuhi.
"Apakah memang standar higienisnya tidak tercapai atau apa, termasuk investigasi ke dalam pada karyawan atau pegawai yang bekerja di situ, khususnya yang paling bertanggung jawab itu kepala SPPG-nya," kata Sudaryono.
Dia menegaskan untuk dapur-dapur MBG yang ditangguhkan, maka kepala SPPG-nya akan otomatis dicopot, sambil BGN menginvestigasi apakah terjadi kelalaian atau unsur-unsur lainnya.
Untuk dapur-dapur MBG yang ditangguhkan, maka kepala SPPG-nya akan otomatis dicopot.
- Aset Dadan Hindayana Tersangka Korupsi MBG Disita Kejagung, Sebegini Banyaknya
- Kasus Keracunan MBG Terbaru Pekan Ini Menunjukkan 'Kegagalan Sistem'
- Soal Penyebab Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Ungkit Ketidaktaatan SOP
- BGN Tak Paksakan MBG Tetap Jalan Jika Sekolah Libur Akibat Karhutla
- Keracunan MBG Bikin Kepala BGN Terpukul, Soal Pidana Diserahkan kepada Polisi
- Mulai Sekarang, Pegawai Kemenkeu Ikut Awasi MBG di Daerah
JPNN.com




