Stok Beras Bulog Tembus 5,23 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman Hingga Tahun Depan
Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi langkah penting agar masyarakat memahami capaian swasembada pangan nasional serta mengetahui langsung pengelolaan beras pemerintah yang dilakukan secara profesional dan terukur.
"Zaman sekarang kan zaman keterbukaan. Jadi tidak lagi ditutup-tutupin dan lain sebagainya. Harapan kami biar masyarakat tahu, siapapun, baik adik-adik mahasiswa, anak-anak sekolah, bahkan elemen-elemen masyarakat, biar tahu kondisi beras kita betul-betul berlimpah dan swasembada pangan," tegas Rizal.
Adapun hingga Rabu (6/5), Perum Bulog mengelola 5,2 juta ton stok cadangan beras pemerintah (CBP) secara nasional.
Selain itu, hingga awal Mei 2026, penyerapan gabah petani di dalam negeri yang dilakukan Bulog telah mencapai 2,4 juta ton setara beras untuk penguatan CBP.
Rizal mengatakan capaian tersebut merupakan bagian dari target nasional sebesar 4 juta ton setara beras pada 2026 sebagaimana penugasan pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan dan stabilitas pasokan dalam negeri.(antara/jpnn)
Perum Bulog menyatakan bahwa stok beras nasional yang dikelola perusahaan saat ini telah menembus angka 5,23 juta ton.
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean
- Panen Raya Bareng Panglima & 3 Kepala Staf Angkatan, Prabowo: Bukti TNI Hadir Perkuat Kemandirian Pangan
- Menko Zulhas Sebut Green and Smart Port Jadi Kunci Logistik Lebih Efisien
- Mentrans Iftitah: Komoditas Unggulan Memperkuat Swasembada Pangan Nasional
- Gelar Mini Soccer Fun Match, BULOG Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Bersama Stakeholder
- Dirut BULOG Pastikan Kualitas Beras Aman dan Terjaga hingga Penjuru Timur Indonesia
- Perkuat Stok Beras di Papua, Dirut BULOG: Kami Targetkan Naik Tiga Kali Lipat
JPNN.com




