Stok Beras Bulog Tembus 5,23 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman Hingga Tahun Depan

Stok Beras Bulog Tembus 5,23 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman Hingga Tahun Depan
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memberi keterangan kepada awak media ditemui usai menyerahkan bantuan paket sembako kepada pekerja kebersihan secara simbolis di Jakarta, Kamis (7/5/2026). ANTARA/Harianto

Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi langkah penting agar masyarakat memahami capaian swasembada pangan nasional serta mengetahui langsung pengelolaan beras pemerintah yang dilakukan secara profesional dan terukur.

"Zaman sekarang kan zaman keterbukaan. Jadi tidak lagi ditutup-tutupin dan lain sebagainya. Harapan kami biar masyarakat tahu, siapapun, baik adik-adik mahasiswa, anak-anak sekolah, bahkan elemen-elemen masyarakat, biar tahu kondisi beras kita betul-betul berlimpah dan swasembada pangan," tegas Rizal.

Adapun hingga Rabu (6/5), Perum Bulog mengelola 5,2 juta ton stok cadangan beras pemerintah (CBP) secara nasional.

Selain itu, hingga awal Mei 2026, penyerapan gabah petani di dalam negeri yang dilakukan Bulog telah mencapai 2,4 juta ton setara beras untuk penguatan CBP.

Rizal mengatakan capaian tersebut merupakan bagian dari target nasional sebesar 4 juta ton setara beras pada 2026 sebagaimana penugasan pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan dan stabilitas pasokan dalam negeri.(antara/jpnn)

Perum Bulog menyatakan bahwa stok beras nasional yang dikelola perusahaan saat ini telah menembus angka 5,23 juta ton.


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News