Strategi Lippo Karawaci Membangun Ekonomi Sirkular, dari Sampah Menjadi Sumber Daya

Strategi Lippo Karawaci Membangun Ekonomi Sirkular, dari Sampah Menjadi Sumber Daya
Inilah strategi Lippo Karawaci membangun ekonomi sirkular, dari sampah nenjadi sumber daya. Foto dokumentasi LPKR

"Perusahaan juga tengah menguji pemanfaatan limbah lanskap menjadi kompos guna memperluas pemanfaatan kembali material yang sebelumnya berpotensi berakhir di TPA," ucapnya.

Transformasi limbah menjadi sumber daya juga dikembangkan pada skala industri. Departemen Wastewater Treatment Plant (WWTP) mengeksplorasi pemanfaatan produk sampingan biodegradable sebagai pupuk organik, sekaligus mengkaji penggunaan sludge cake sebagai bahan konstruksi, termasuk untuk pembuatan blok beton. Inisiatif ini menunjukkan bagaimana limbah dapat dipandang sebagai material bernilai yang berpotensi mendukung ekonomi sirkular.

Di sektor ritel, Lippo Malls terus meningkatkan tingkat pengalihan limbah dari TPA. Saat ini sekitar 18 persen dari total limbah yang dihasilkan telah berhasil didaur ulang. Selain kertas, plastik, dan aluminium, perusahaan juga menggandeng mitra khusus untuk menangani limbah refrigeran dari sistem pendingin berskala besar yang membutuhkan pengelolaan khusus. Kebijakan pengurangan kantong plastik sekali pakai yang telah diterapkan di Jakarta dan Bali turut diperkuat melalui kolaborasi dengan tenant di pusat-pusat perbelanjaan.

Berbagai inisiatif tersebut mencerminkan perubahan cara pandang terhadap limbah. Jika sebelumnya sampah identik dengan biaya dan beban lingkungan, kini limbah semakin dilihat sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali melalui inovasi dan kolaborasi. 

"Penerapan prinsip ekonomi sirkular tidak hanya mendukung pencapaian target keberlanjutan perseroan, tetapi juga merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan bagi generasi mendatang," pungkas Indra Yuwana. (esy/jpnn)

Inilah strategi Lippo Karawaci membangun ekonomi sirkular, dari sampah nenjadi sumber daya


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Mesyia Muhammad

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News