Strategi Purbaya Jika RI Mengalami Tekanan Ekonomi
jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah membuka opsi untuk melakukan memangkas anggaran pertahanan dan kepolisian.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan dua alokasi anggaran itu bakal dipangkas apabila kondisi fiskal dan target defisit anggaran mengalami tekanan.
Namun, Purbaya mengatakan hingga saat ini belum ada pembicaraan untuk mengalihkan sebagian anggaran pertahanan dan kepolisian.
"Belum. Tetapi begini, hitungan anggaran posnya besar. Kalau memang mungkin defisit terganggu ya dipangkas," kata Purbaya di Jakarta, Senin (20/7).
Purbaya menekankan kondisi tersebut belum akan terjadi dalam waktu dekat. Menurutnya, kondisi keuangan negara saat ini masih dalam kondisi aman.
"Tetapi rasanya enggak, masih jauh dari sana. Jadi masih cukup," tegasnya.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyampaikan bahwa pemerintah akan menghemat anggaran guna menghilangkan kemiskinan dan kelaparan di Indonesia.
Apabila diperlukan, Presiden Prabowo siap memangkas anggaran pertahanan dan kepolisian.
Pemerintah membuka opsi untuk melakukan memangkas anggaran pertahanan dan kepolisian.
- Purbaya Akui Program MBG Masih Banyak Kekurangan
- Purbaya Umumkan Rencana Pembatasan Pembelian Pertalite
- Kata Purbaya soal Pajak Rumah Kontrakan
- Megawati Kritik MBG Langsung di Depan Prabowo: Mbok, Sesekali Ada Rendang
- Rekam Jejak Destry Damayanti hingga Diangkat Prabowo Jadi Gubernur BI
- Performa BUMN di Bawah Danantara Jadi Bukti Kinerja Positif Pemerintahan Prabowo
JPNN.com




