Striptis Rambah Balikpapan, Tarifnya Rp1 Juta

Striptis Rambah Balikpapan, Tarifnya Rp1 Juta
Striptis Rambah Balikpapan, Tarifnya Rp1 Juta
BALIKPAPAN - Dua wanita penari telanjang (striptis) masing-masing Miccalia Gea (28) dan Evis Marinis (25) asal Jawa Barat yang ditangkap kepolisian di salah satu hotel di Balikpapan karena diduga menggunakan sabu-sabu (SS) disinyalir merupakan wanita yang masuk jaringan sindikat penjualan wanita.

Dugaan tersebut berdasarkan pengakuan salah seorang Germo sebut saja Handi (35) warga  Klandasan Ilir, Balikpapan Selatan. Biasanya cewek-cewek ini ada yang  direkrut dari pulau Jawa dan Sulawesi untuk didatangkan ke Balikpapan dengan diiming-imingi pekerjan dengan gaji  cukup besar.

“Kalau yang belum terbiasa (menjadi WTS, Red) biasanya ditawari pekerjaan di pub and café atau rumah makan. Tapi kalau sudah biasa langsung dicarikan pelanggan,” beber Handy yang mengaku telah melakukan bisnis 'daging mentah' ini kurang lebih 5 tahun.

Lebih lanjut Handy membeberkan, cewek-cewek  yang direkrut ini biasanya ada seseorang yang membiayai transport  dan konsumsinya dari daerah asalnya hingga tiba di Balikpapan. Setelah tiba di Balikpapan ditampung di rumah sewaan.

BALIKPAPAN - Dua wanita penari telanjang (striptis) masing-masing Miccalia Gea (28) dan Evis Marinis (25) asal Jawa Barat yang ditangkap kepolisian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News