Suahasil Bakal dapat Ujian Setelah Jadi Menkeu, Cukup Berat
jpnn.com, JAKARTA - Kepala Ekonom Bank Danamon Irman Faiz mengingatkan pengelolaan Saldo Anggaran Lebih (SAL) akan menjadi salah satu ujian kebijakan dalam jangka pendek Menkeu Suahasil Nazara.
Adapun Suahasil Nazara resmi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa menjabat menjadi Menkeu selama 1 tahun 6 hari.
“Pada akhirnya, SAL seharusnya tetap berfungsi sebagai penyangga fiskal, bukan menjadi sumber likuiditas perbankan secara permanen,” kata Faiz dalam keterangannya di Jakarta, Senin (14/9).
Faiz menuturkan setiap normalisasi penempatan dana perlu dilakukan secara bertahap, terukur, dan terkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI), untuk meminimalkan tekanan terhadap likuiditas dan biaya pendanaan.
Selain itu, Faiz juga mengingatkan tantangan untuk menyeimbangkan agenda pertumbuhan pemerintah yang ambisius dengan ruang fiskal yang semakin terbatas.
Untuk diketahui, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,0 persen dan defisit fiskal sebesar 2,40 persen terhadap PDB pada 2027.
Faiz mengatakan pihaknya mempertahankan proyeksi pertumbuhan yang lebih konservatif sebesar 5,1 persen dan memperkirakan defisit berada di sekitar 2,75 persen terhadap PDB, yang masih berada dalam batas aturan fiskal 3 persen.
“Hal ini semakin menegaskan perlunya menjaga kredibilitas fiskal sembari mengalihkan prioritas dari belanja dengan multiplier rendah menuju belanja yang lebih produktif,” kata dia.
Kepala Ekonom Bank Danamon Irman Faiz mengingatkan pengelolaan Saldo Anggaran Lebih (SAL) akan menjadi salah satu ujian kebijakan dalam jangka pendek Menkeu Sua
- Survei SMRC: Dedi Mulyadi Tertinggi, Setelah Itu Anies, Baru Prabowo
- Formasi Lengkap, 3 Wamenkeu Punya Pos Tugas Masing-masing, Ini Perinciannya
- Suahasil Ungkap Tugas 3 Wamenkeu, Sekarang Formasinya Komplet
- Menkeu Buka-Bukaan Soal Efisiensi Anggaran Rp 306 T di 2025
- Menkeu Desak Bea Cukai Perkuat Penindakan Barang Ilegal
- Suahasil Beberkan Anggaran Kemenko Baru Bersumber dari Kementerian ESDM
JPNN.com




