Subak Bali, Kearifan Lokal Menjaga Sumber Air
jpnn.com, BALI - Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali menjelaskan Subak-sistem pengelolaan air, mampu bertahan karena masyarakat memegang komitmen terhadap tradisi leluhur.
Pembagian air dilakukan secara adil, sementara persoalan mengenai waktu tanam, jenis tanaman, dan pelanggaran dibicarakan serta diselesaikan bersama oleh anggota.
Organisasi Subak dipimpin oleh seorang pekaseh. Namun, pekaseh bukan penguasa tunggal atas air.
Dia bertugas mengoordinasikan keputusan anggota, memastikan pembagian air berjalan sesuai kesepakatan, dan menghubungkan kebutuhan petani dengan pemerintah maupun pengelola sumber daya air lainnya.
Pekaseh Subak Pangkung Jajang, Gede Riasa mengatakan keberhasilan tersebut baru diterapkan pada sebagian lahan dan diharapkan dapat diperluas kepada anggota lainnya.
“Saat ini baru empat hektare lahan bisa melakukan tanam empat kali. Rencananya tahun 2026 ini bertambah menjadi empat hektare lagi dari 35 hektare luas lahan Subak. Kami berharap ke depan lebih banyak lagi anggota Subak kami yang bisa menanam empat kali dalam setahun,” ujar Gede Riasa.
Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa kearifan lokal dan teknologi modern tidak harus dipertentangkan.
Teknologi dapat memperkuat kemampuan petani, tetapi pengelolaannya tetap membutuhkan kelembagaan masyarakat, aturan bersama, dan pembagian air yang adil.
Keberlanjutan Subak membutuhkan dukungan agar petani tetap dapat bertahan mengelola lahan sekaligus menjaga lingkungan yang menjadi sumber air.
- Tekan Isu Krisis Air Bersih, AHY Sambut Baik Usulan Teknologi Desalinasi Air Laut
- Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah Gagal Panen di Lampung
- Danone Indonesia Dorong Akses Air Bersih & Sanitasi di Pesantren melalui Kolaborasi Lintas Sektor
- Sasar 2.500 Keluarga di Pandeglang-Lebak, PalmCo Distribusikan Ratusan Ribu Liter Air
- Bukan Sekadar Kirim Air Bersih, Pemprov Jateng Siapkan Solusi Desalinasi untuk Warga Pati
- Ratu Dewa Siapkan Sanksi Perusahaan Telantarkan Lahan, Warga Kekeringan Disuplai Air Bersih
JPNN.com




