Info dari Bang Dasco: 8 WNI yang Jadi Tentara Rusia Direkrut Pihak Ketiga
jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengaku menerima informasi intelijen bahwa delapan warga negara Indonesia atau WNI direkrut menjadi tentara Rusia.
Pimpinan DPR yang mengoordinasikan urusan bidang politik dan keamanan itu mengungkapkan bahwa kedelapan WNI itu direktur menjadi tentara Rusia oleh pihak ketiga.
Dasco menyampaikan hal itu demi menjawab pertanyaan awak media soal kabar delapan WNI menjadi tentara Rusia.
"Jadi, kami mendapatkan informasi dari otoritas intelijen kami, bahwa perekrutan tentara itu kemudian dilakukan oleh negara pihak ketiga," kata dia ditemui di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9).
Dasco mengatakan pihak ketiga itu membuat lowongan kerja satuan pengamanan dengan iming-iming gaji besar bekerja di luar negeri.
"Membuat seolah-olah itu adalah lowongan satpam atau pun kemudian tenaga administrasi yang diiming-imingi oleh gaji yang besar," katanya.
Menurutnya, iming-iming gaji besar membuat delapan WNI mendaftar dan belakangan diketahui bukan bertugas sebagai satpam, melainkan menjadi tentara Rusia.
"Nah, para WNI ini kemudian mendaftar, lalu kemudian dari situ akhirnya dikirim untuk menjadi tentara. Begitu informasi yang kami dapat," ujar Ketua Harian Gerindra itu.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyebut pihak ketiga membuat lowongan kerja satpam dengan iming-iming gaji besar.
- PPPK & PPPK Paruh Waktu Bakal Kepung Jakarta 7 Oktober, Tagih Janji Dasco
- Soal Revisi UU Pemilu, Boni Hargens Apresiasi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad
- DPR Perkuat Koordinasi Ekonomi, Dasco Tekankan Sinkronisasi Kebijakan
- DPR-Pemerintah Sepakati Solusi Konflik Agraria Dalam Rapat Dipimpin Dasco
- Gibran dan Dasco Tampil Akrab di Harlah PAN, ARPG: Bukti Hubungan Politik Keduanya Tetap Solid
- Jaga Gudang Narkoba di Malaysia, Remaja WNI Terancam Hukuman Mati
JPNN.com




