Sumatra Terendam Banjir, DPR Didesak Panggil Zulhas dan Para Eks Menhut Lainnya
Menurut Fernando, transparansi atas seluruh izin pemanfaatan hutan penting agar publik dapat melihat secara utuh bagaimana kebijakan masa lalu berkontribusi terhadap kerusakan ekosistem di hulu daerah aliran sungai.
Dia menilai, analisis terhadap bencana tidak boleh berhenti pada sekadar aktivitas lapangan, tetapi harus menyentuh fondasi regulasi yang memungkinkan aktivitas tersebut terjadi.
Selain DPR, Fernando juga menyoroti perlunya langkah hukum yang lebih tegas dari aparat penegak hukum.
“Selain itu, aparat penegak hukum juga perlu melakukan pendalaman terkait dengan potensi pelanggaran hukum atas penerbitan ijin dan pemanfaatan hutan. Lakukan penyelidikan terhadap Kementerian Kehutanan dan perusahaan yang menerima ijin pemanfaatan hutan, terutama yang berpotensi sebagai penyumbang kerusakan hutan di Sumatera dan seluruh wilayah Indonesia,” tutupnya.
Fernando menegaskan, penyelidikan terhadap penerbitan izin harus dilakukan secara transparan, baik yang melibatkan pejabat pemerintah maupun pihak swasta.
Menurutnya, penegakan hukum yang menyentuh seluruh rantai kebijakan akan memberi efek jera sekaligus mampu mencegah terulangnya bencana serupa. (dil/jpnn)
Komisi IV DPR RI diminta untuk segera melakukan pendalaman terhadap menteri kehutanan dari berbagai periode, dari MS Kaban, Zulkifli Hasan, Siti Nurbaya
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
- Kunjungan ke Nusakambangan, Marinus Sebut Budidaya Sidat dan Olah FABA Menginspirasi
- Abdul Rahman Farisi Sebut Restitusi Pajak Terus Meningkat, Lalu Dorong Pengawasan DPR
- Purbaya-Trenggono Saling Sindir soal Anggaran Proyek Kapal, Legislator Sentil Pola Komunikasi Menteri
- BAM DPR Dorong Mediasi Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa
- DPR Minta Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan PBI Harus Diimplementasikan di Lapangan
- Ratusan Rumah Terendam Banjir Akibat Hujan Ekstrem di Inggris
JPNN.com




