Sungai Baru di Lokasi Longsor Cisarua, Tak Deras, Jernih
jpnn.com - HAMPARAN material longsor dengan lebar kurang lebih 40 meter di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), itu kini sudah mengering.
Satu bulan pascabencana terjadi, lokasi tersebut kini tidak lagi bisa ditempati masyarakat.
Warga yang terdampak, mulai pindah mencari rumah kontrakan baru, sembari menunggu hunian baru yang bakal dibangun oleh pemerintah. Relokasi bakal dilakukan, tetapi hingga kini masih belum tahu lokasinya.
JPNN kembali mengunjungi lokasi bencana longsor yang merenggut ratusan nyawa itu. Setelah satu bulan, tanah yang awalnya lembek seperti bubur, kini sudah mengering.
Bahkan sekarang, area longsor sudah bisa dilintasi pengendara motor yang hendak menuju kebun garapannya yang ada di atas bukit.
Selain tanah, ada juga bongkahan batu berukuran besar di beberapa titik longsor.
Di sana juga muncul aliran sungai, yang menurut warga sebelumnya tidak ada.
"Dahulu sebelum longsor, enggak ada aliran sungai ini. Sekarang justru ada, saya bingung," kata Iman Rahmat ditemui di lokasi, Rabu (25/2).
Sebulan pascalongsor Pasirlangu KBB, tanah mengering dan muncul sungai baru diduga dari Gunung Burangrang.
- Rajiv DPR Berikan PIP Hingga KIP Untuk Anak Korban Terdampak Longsor di Cisarua Bandung Barat
- Pembunuhan Pasutri di Cisarua Terungkap, Pelaku Terancam Hukuman Mati
- Belum Teridentifikasi, 10 Korban Longsor Pasirlangu Dikubur Satu Liang Lahat
- Menjelang Ramadan, Kang Cucun Meresmikan Relokasi Rumah Korban Longsor Arjasari
- Rafles Tertimbun Longsor Tambang Emas Ilegal di Jayapura
- Waspada Cuaca Ekstrem 16-19 Februari di Jakarta
JPNN.com




