Survei Celios: AHY Moncer, Prabowo Dapat Rapot Merah
Reformasi sektor keamanan dinilai belum berjalan, sementara Polri dan TNI dianggap masih bekerja dengan pendekatan represif.
Dalam bidang ekonomi, 84 persen responden menyebut pajak dan pungutan pemerintah memberatkan, dan 53 persen menilai stimulus serta bantuan ekonomi tidak membantu kebutuhan harian.
Ketimpangan antara kebijakan fiskal dan kondisi riil masyarakat semakin terasa, terutama bagi kelas menengah dan bawah.
Sebagian besar publik mendesak koreksi arah kebijakan.
Sebanyak 96 persen mendukung reshuffle kabinet, 98 persen mendukung pemangkasan nomenklatur kementerian, dan 58 persen menilai koordinasi antar lembaga tidak serasi.
Isu paling mendesak yang disorot publik ialah penciptaan lapangan kerja (23,5 persen) dan pengendalian harga kebutuhan pokok (22,4 persen).
Sementara untuk kinerja menteri di Kabinet Merah Putih, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berada di peringkat pertama, sedangkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menempati urutan paling buncit alias dinilai memiliki kinerja terburuk.
Celios melakukan dua survei berbeda untuk menilai para menteri dengan rentan waktu 30 September sampai 13 Oktober 2025.
Hasil penelitian Celios menunjukkan rapor merah di hampir semua sektor. Prabowo Subianto mendapat nilai 3 dari 1
- Demokrat Ajak Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik Tetap Kondusif dan Beradab
- Partai Demokrat Bantah Kabar soal AHY Terkait dengan Sony Sonjaya di Kasus BGN
- Ikuti Instruksi AHY, Demokrat Jakarta Berikan Ribuan Paket Daging Kurban untuk Warga
- Soal Putusan Terbaru MK, AHY: Demokrat Selalu Dukung Partisipasi Perempuan di Politik
- Demokrat Bilang Sudah Terapkan Syarat Keterwakilan Caleg Perempuan 30 Persen
- 5 Berita Terpopuler: PPPK Butuh Jaminan Pensiun, Perlu Kementerian Khusus, Pemerintah Merespons Begini
JPNN.com




