Survei Cyrus Network: Penanganan Bencana Sumatera Harus Ditingkatkan
jpnn.com, JAKARTA - Cyrus Network menyampaikan hasil survei bahwa sebanyak 79,6 persen publik menilai bahwa penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, pada akhir November 2025 sudah lebih baik.
Hasil survei Cyrus Network juga menunjukkan bahwa hari ini, 73,8 persen masyarakat menyatakan puas terhadap penanganan bencana di Sumatera yang dilakukan pemerintah.
Namun, publik juga meminta bahwa penanganan bencana ke depan harus ditingkatkan. Hal itu merupakan temuan hasil survei nasional yang dilakukan Cyrus Network pada 1-5 April 2026.
Peneliti Utama Cyrus Network Syahril Ilhami menjelaskan bahwa 83,7 persen responden mengaku mengetahui adanya bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera yang terjadi pada November 2025, sementara 16,3 persen menyatakan tidak mengetahui.
Jumlah masyarakat yang mengaku mereka atau keluarganya terdampak langsung oleh bencana sebanyak 7,3 persen mengaku anggota keluarganya terdampak langsung, 15,5 persen masyarakat mengaku terdampak secara tidak langsung.
“Dampak tidak langsung itu seperti gangguan ekonomi, distribusi transportasi, logistik dan harga,” ungkap Syahril.
Bila dibandingkan dengan masa awal bencana, sebanyak 79,6 persen responden menilai penanganan bencana saat ini sudah lebih baik.
Meski demikian, 95,6 persen responden menilai bahwa penanganan bencana masih perlu ditingkatkan ke depan.
Sebanyak 79,6 persen publik menilai bahwa penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, pada akhir November sudah lebih baik.
- Pemerintah Tambah TKD Rp 10,6 Triliun untuk Daerah Terdampak Bencana Sumatra
- Setkab Tembus 3 Besar, Komunikasi Teddy Dinilai Kunci Kepercayaan Publik
- Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kinerja Terbaik, Ini Deretan Prestasinya
- Survei Cyrus: Masyarakat Mendukung MBG, tetapi Menginginkan Perbaikan Tata Kelola
- Survei Cyrus Network: Kemenkeu Berkinerja Terbaik, Disusul Kemenkes dan Seskab
- Korban Bencana Aceh dan Sumut Masih Tinggal di Tenda, DPR Desak Negara Hadir
JPNN.com




