Survei Membuktikan, Konsumen Indonesia Ingin Vape Tersedia di Pasaran

Survei Membuktikan, Konsumen Indonesia Ingin Vape Tersedia di Pasaran
Ilustrasi. Rokok elektrik/vape. Foto Drake

Dia menilai, HTPL punya potensi besar untuk berkembang di Indonesia. Pada 2018, produk ini menyumbang Rp 18 miliar ke kas negara. Setahun berikutnya, 2019 naik menjadi Rp 63 miliar.

"Berarti penggunaannya di Indonesia naik. Tapi karena nilainya masih di bawah satu persen, pemerintah belum bikin aturan atau regulasi. Bukan prioritas, meskipun ada kenaikan," bebernya. (dil/jpnn)

Survei terbaru Health Diplomats dan Kantar menunjukkan, sebagian besar konsumen Indonesia setuju rokok elektrik (vape) sepatutnya tersedia sebagai pilihan bagi perokok


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News