Survei SMRC, Elektabilitas Prabowo Drop Parah dalam 9 Bulan Terakhir
jpnn.com, JAKARTA - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebut angka keterpilihan Presiden Prabowo Subianto mengalami tren penurunan berdasarkan survei berjudul Elektabilitas Calon-Calon Presiden.
"Dalam sembilan bulan terakhir, elektabilitas Prabowo dalam simulasi semi-terbuka menurun," demikian petikan rilis yang telah terkonfirmasi oleh Peneliti SMRC Saidiman Ahmad, Rabu (29/7).
Diketahui, SMRC menghitung elektabilitas sosok yang berpotensi menjadi capres dalam simulasi semi terbuka untuk periode November 2025 hingga Juli 2026.
Elektabilitas Prabowo tercatat sebesar 34,9 persen atau yang tertinggi dibandingkan tokoh lain dalam temuan November 2025.
Angka keterpilihan eks Menhan RI itu turun tipis dalam temuan SMRC pada Februari-Maret 2026, yakni 33,3 persen.
Tren penurunan kemudian berlanjut. Elektabilitas Prabowo anjlok dalam temuan SMRC pada Juli 2026 dengan mengantongi 14,5 persen.
Sebaliknya, elektabilitas Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi menunjukkan tren kenaikan tajam dalam sembilan bulan terakhir dan menduduki posisi pertama.
"Pada periode yang sama, elektabilitas Dedi Mulyadi naik," lanjut petikan rilis resmi SMRC.
SMRC menyebut elektabilitas Presiden Prabowo mengalami tren penurunan dari 34,9 persen pada November 2025 menjadi 14,5 persen saat Juli 2026.
- Serius Tangani Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Istana
- Prabowo Ingin Semakin Banyak Pelajar Indonesia Menuntut Ilmu di Mesir
- Tegaskan Sikap PAN, Viva Yoga Sindir Partai yang Masih Ragu Dukung Prabowo di 2029
- Sampaikan Harapan untuk Jenderal Suyudi, ART Singgung Istilah Parcok Era Jokowi
- 5 Berita Terpopuler: Jokowi Marah, Prabowo Melanggar Undang-Undang, Akan Jadi Masalah untuk Pencalonan 2029
- Beredar Pamflet Ponpes Lirboyo Memanggil, Kiai Abdul Muid Angkat Bicara
JPNN.com




