JPNN.com

Survei Terbaru: PDIP Melejit Sendiri, Anies-Sandi dan Prabowo-Puan Bersaing Ketat

Rabu, 11 Maret 2020 – 17:16 WIB Survei Terbaru: PDIP Melejit Sendiri, Anies-Sandi dan Prabowo-Puan Bersaing Ketat - JPNN.com
Survei CPCS memperlihatkan Prabowo-Puan bersaing ketat dengan Anies-Sandi. Foto: dok CPCS for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Survei yang dilakukan oleh Center for Political Communication Studies (CPCS) memperlihatkan bahwa PDIP berpeluang besar keluar sebagai pemenang Pemilu Legislatif 2024 mendatang. Sedangkan untuk calon presiden, Anies Baswedan dan Prabowo Subianto masih tak tergoyahkan sebagai dua kandidat terkuat.

Menurut survei tersebut, PDIP masih partai dengan elektabilitas tertinggi dengan 31,7 persen. “Tidak bisa dipungkiri, kemenangan Jokowi dalam dua periode berkontribusi pada tingginya elektabilitas PDIP,” ungkap Direktur Eksekutif CPCS Tri Okta S.K. dalam press release di Jakarta pada Rabu (11/3).

"Sebagai partai penguasa, PDIP menguasai sumber daya dan terkait erat dengan kebijakan-kebijakan pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin saat ini," lanjut Okta.

Jika dibuat clustering, PDIP menempati posisi papan atas bersama Gerindra (14,5 persen) dan Golkar (8,9 persen). Menurut Okta, ketiga partai politik ini mendominasi percaturan politik dan menjadi penentu kebijakan di legislatif maupun eksekutif, dengan PDIP sebagai inti dari segitiga kekuatan dominan tersebut.

Pada posisi papan tengah, PKS unggul dengan elektabilitas 6,7 persen, disusul PKB 5,9 persen, Demokrat 4,6 persen, dan PPP 3,1 persen. “Bisa dikatakan bahwa PKS menjadi partai Islam paling unggul, jika dilihat meningkatnya partisipasi dari Pileg 2014 ke 2019 tampaknya PKS berhasil merebut suara golput dari pemilih Islam,” jelas Okta.

Sisanya posisi papan bawah didominasi partai-partai dari kalangan nasionalis. Nasdem memimpin dengan elektabilitas 2,9 persen, tetapi turun jauh dari perolehan suara pada Pileg 2019. “PSI mampu merebut segmen pemilih nasionalis yang selama ini golput, dengan kenaikan elektabilitas menjadi 2,8 persen,” papar Okta.

Berikutnya ada PAN dengan elektabilitas tersisa 1,6 persen, Hanura 0,9 persen, Perindo 0,7 persen, Berkarya 0,6 persen, Garuda 0,4 persen, PBB 0,3 persen, dan terakhir PKPI 0,1 persen. “Selain PAN, partai-partai tersebut pada Pileg 2019 lalu gagal mengirim wakil ke Senayan, dan diperkirakan akan kembali menjadi partai gurem,” terang Okta.

Sementara itu Menteri Pertahanan Prabowo yang sudah tiga kali berlaga dalam Pilpres masih berpeluang maju kembali pada 2024, dengan mengantongi elektabilitas tertinggi sebesar 22,7 persen. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membayangi (13,8 persen), disusul mantan wakilnya di DKI sekaligus cawapres Prabowo, Sandiaga Uno (12,1 persen).

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...