Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 3 dari 7 Penumpang yang Terjebak Masih Terperangkap
jpnn.com - BEKASI - Tiga penumpang KRL masih terjebak di gerbong kereta yang rusak dihantam KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4) pagi.
Tabrakan yang memakan tujuh korban tewas itu sendiri terjadi pada Senin (27/4) malam.
Tim gabungan pencarian dan penyelamatan bergantian untuk memotong bagian-bagian kereta komuter KRL yang rusak dihantam Argo Bromo.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Penyelamatan (Basarnas) Mohammad Syafii menyatakan bahwa personel menggunakan peralatan evakuasi berat untuk memotong bagian-bagian gerbong KRL yang rusak yang menjebak para korban di dalamnya.
“Kami telah mengerahkan personel dengan keahlian evakuasi khusus. Evakuasi dilakukan bersamaan dengan perawatan medis di tempat untuk menjaga kondisi korban tetap stabil selama penyelamatan,” katanya.
Syafii mencatat bahwa kru harus bekerja dengan sangat hati-hati karena ruang gerbong yang sempit, situasi yang diperburuk oleh lokomotif Argo Bromo Anggrek yang tertanam di dalam kereta komuter.
Gerbong KRL hanya dapat menampung maksimal 25 penyelamat sekaligus, termasuk staf medis, yang membatasi kecepatan dan koordinasi upaya tersebut.
“Kami bekerja tanpa henti. Tim bergantian masuk dan keluar gerbong, dan hanya personel yang terlatih dalam evakuasi yang dikerahkan. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami,” tutur Syafii.
Awalnya kan 7 penumpang yang terjebak, sekarang masih ada 3 terperangkap. Empat lagi bagaimana?
- Kecelakaan Beruntun 4 Kendaraan di Tol Slipi, Dua Orang Tewas
- Kecelakaan Laut Terus Berulang, Komisi V Minta Kemenhub Bikin Kebijakan Radikal
- Abah Setu yang Dinilai Menghina Nabi Harus Tetap Diproses Hukum
- Mobil Boks Terbalik di Tol Dalam Kota Arah Cawang, Kernet Dilarikan ke RS Polri
- Lakukan Evaluasi, KAI Commuter Tambah 13 Perjalanan Commuter Line Lintas Bogor
- Panik Diteriaki 'Tabrak Lari', Sopir Blind Van Tabrak 6 Kendaraan di Bandung
JPNN.com




