Tahun Baru 2026 Tanpa Kembang Api di Jakarta, DLH Catat Penurunan Jumlah Sampah
jpnn.com, JAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mencatat timbulan sampah sisa perayaan mencapai 415 meter kubik atau setara 91,41 ton pada perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta.
Angka tersebut menurun signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 132 ton.
Penurunan itu lantaran perayaan tahun baru berlangsung lebih sederhana tanpa kembang api, serta cuaca sempat hujan kecil yang turut membatasi aktivitas luar ruang.
Penanganan sampah dilakukan di sejumlah titik utama perayaan, antara lain kawasan Bundaran HI, Jalan Sudirman–MH Thamrin dan sekitarnya, Sarinah, Dukuh Atas, Semanggi, kawasan SCBD dan Bursa Efek Indonesia, Monas dan seluruh Jalan Medan Merdeka, Patung Pemuda Membangun, Lapangan Banteng, serta kawasan Istiqlal, dan sekitarnya.
Kepala DLH DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan proses pembersihan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi sejak malam hingga dini hari.
Meski jumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) meningkat dan hujan ringan sempat turun sehingga pembersihan harus banyak dilakukan secara manual menggunakan sapu dan pengki.
Basahan hujan membuat sampah menempel di jalan dan membuat berat sampah bertambah karena mengandung air.
“Ribuan petugas kebersihan kami kerahkan dengan dukungan armada pengangkut sampah agar Jakarta kembali bersih sebelum aktivitas warga dimulai. Mejelang Subuh tuntas semua, Jakarta kembali kinclong,” ujar Asep dalam keterangannya.
Penurunan sampah itu lantaran perayaan tahun baru berlangsung lebih sederhana tanpa kembang api serta cuaca sempat hujan kecil yang turut membatasi aktivitas
- 969 Ton Sampah Palembang Mulai Dikirim ke PSEL, 141 Armada Dikerahkan
- DPRD Jakarta Minta Penindakan TPS Liar Cilincing Dilakukan Sampai Tuntas
- Dedi Mulyadi Ungkap Ada Tumpukan Sampah yang Dibiarkan Selama 32 Tahun di Kota Bandung
- Kemendagri Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI & Edukasi Pengelolaan Sampah
- Taiwan Bidik Wisatawan Indonesia, Perkuat Pasar Muslim Menjelang Libur Akhir Tahun
- GO-SARI Gerakkan Ekonomi Sirkular Warga Bantul, Sulap Sampah Jadi Penghasilan
JPNN.com




