Tak Hanya Nikel, Morowali Kini Jadi Magnet Industri Pangan Lewat Kehadiran Perusahaan Ini
jpnn.com, MOROWALI - Perkembangan industri di Morowali, Sulawesi Tengah, mulai menunjukkan keragaman sektor usaha.
Tidak hanya dikenal sebagai kawasan pengolahan nikel, Morowali kini juga menarik investasi di sektor pangan melalui kehadiran PT FreeNow Food Industry, bagian dari Zhejiang Group asal Tiongkok.
FreeNow resmi memulai operasionalnya di Morowali pada Senin (7/9).
Sebelum beroperasi di Indonesia, perusahaan tersebut telah memiliki lima pabrik di Tiongkok dengan total 19 lini produksi.
Dengan tambahan fasilitas di Indonesia, kapasitas produksi FreeNow diharapkan mencapai 84.000 ton per tahun.
Kehadiran FreeNow menjadi salah satu contoh berkembangnya hilirisasi di luar sektor pertambangan.
Perusahaan tersebut bergerak di industri makanan dan diharapkan turut mendorong pengolahan komoditas kelapa di dalam negeri sehingga menghasilkan nilai tambah yang lebih besar.
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengatakan pemerintah terus membuka peluang investasi dari berbagai sektor untuk membangun ekosistem industri di Indonesia.
Morowali kini juga menarik investasi di sektor pangan melalui kehadiran PT FreeNow Food Industry
- Perkuat Sinergi Antarinstansi, Bea Cukai Batam Berhasil Sita 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal
- Penyelundupan 2.015 Ekor Belangkas ke Malaysia Digagalkan, Bravo, Bea Cukai & Karantina!
- Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 2 Ribu Ekor Belangkas Tujuan Malaysia
- Renault Kucurkan Investasi Rp200 Triliun untuk Garap EV dan Mobil Murah
- Bea Cukai dan Polri Gagalkan Peredaran 3,17 Kg Sabu-Sabu di Perairan Pulau Burung
- Genap 80 Tahun, Bea Cukai Tegaskan Pengawasan dan Pelayanan Harus Beriringan
JPNN.com




