Tak Terima MBG Disebut Gerus Anggaran Negara, Sudaryono: Saya Gemas Melihat Medsos
jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono membantah anggapan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menghabiskan anggaran negara sehingga mengorbankan sektor lain termasuk pendidikan.
Menurut dia, narasi yang berkembang di media sosial seolah-olah seluruh persoalan anggaran pemerintah disebabkan oleh MBG tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
“MBG seolah-olah menghabiskan anggaran negara. Saya gemas melihat komentar di media sosial seolah-olah semua kekurangan itu karena MBG,” ucap Sudaryono dalam konferensi pers di BGN, pada Jumat (31/7).
Sudaryono mencontohkan pemerintah juga tetap menjalankan rehabilitasi sekolah rusak secara bertahap meski ada program MBG.
Dia menyebutkan sebanyak 16 ribu sekolah telah diperbaiki sebelumnya. Tahun ini jumlahnya bahkan ditargetkan mencapai 90 ribu sekolah dan secara bertahap hampir 400 ribu sekolah akan direhabilitasi.
“Dulu belum ada MBG juga sekolah rusak sudah banyak. Jadi, jangan seolah-olah sekolah rusak karena ada MBG,” kata dia.
Hal serupa berlaku bagi kesejahteraan guru honorer. Pemerintah tetap meningkatkan perhatian terhadap guru, termasuk memastikan adanya peningkatan penghasilan.
Dia menegaskan pelaksanaan MBG tidak menghentikan berbagai program prioritas pemerintah lainnya.
Sudaryono membantah anggapan bahwa MBG menghabiskan anggaran negara sehingga mengorbankan sektor lain termasuk pendidikan.
- Kejagung Sita Aset Tersangka Korupsi MBG, dari Mobil Hingga Jam Tangan Mewah
- Senin Besok, Pemprov DKI Terapkan PJJ untuk Semua Sekolah
- Aset Dadan Hindayana Tersangka Korupsi MBG Disita Kejagung, Sebegini Banyaknya
- Kasus Keracunan MBG Terbaru Pekan Ini Menunjukkan 'Kegagalan Sistem'
- Nellava Group dan Emas Now Tempuh Jalur Hukum Terkait Konten Negatif di Medsos
- Memperluas Bantuan, Pendekar 08 Sambangi Sekolah dan Puskesmas di Ngada
JPNN.com




