Taksi Green Buka Suara soal Insiden Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
jpnn.com, JAKARTA - Manajemen Taksi Green SM Indonesia menyampaikan berkomitmen mengungkap penyebab kecelakaan antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek.
Hal ini disampaikan manajemen, setelah satu Taksi Green diduga menjadi awal penyebab tabrakan dua kereta tersebut.
"Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung," tulis manajemen dalam keterangannya, Selasa (28/4).
Manajemen mengeklaim keselamatan penumpang dan pengemudi menjadi prioritas utama dalam memberikan pelayanan.
"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami," bebernya.
Manajemen juga mengatakan telah menerapkan sistem pengawasan internal kepada para petugasnya demi kepuasan para pelanggan.
"Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggimelalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan," tulis GreenSM.
Adapun berdasarkan data yang dihimpun, kecelakaan kereta api ini ini terjadi di perlintasan sebidang di kawasan Bekasi Timur.
Manajemen Taksi Green SM Indonesia menyampaikan berkomitmen mengungkap penyebab kecelakaan antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek.
- Panik Diteriaki 'Tabrak Lari', Sopir Blind Van Tabrak 6 Kendaraan di Bandung
- Kecelakaan Maut Tewaskan 3 Orang di Jakbar, Begini Kronologinya
- 14 Orang Luka-Luka Akibat Kecelakaan Beruntun di Tol Palembang-Indralaya
- 2 Motor Bersenggolan di Jalan Soetta Bandung, 3 Orang Luka-Luka
- 3 Mobil Kecelakaan Beruntun di Tol Dalam Kota, Begini Kondisinya
- Kecelakaan Maut di Cipanas Diduga Akibat Truk Rem Blong, 4 Orang Tewas
JPNN.com




