Tangani Isu Rencana Relokasi PT SAI & PT JAI ke Vietnam, Said Iqbal Beberkan Hasilnya
jpnn.com, JAKARTA - Rencana relokasi besar-besaran produksi dua perusahaan komponen otomotif, PT JAI Pasuruan dan PT SAI Mojokerto yang merupakan bagian dari Grup Yazaki berhasil dicegah.
Hal ini disampaikan oleh Penasehat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal dalam konferensi pers daring.
Siad menjelaskan keberhasilan pencegahan tersebut bagian dari upaya intensif yang dilakukannya dan pemerintah dalam beberapa pekan terakhir melalui kunjungan kerja ke berbagai perusahaan di Jawa Barat, Jawa Timur, dan DKI Jakarta.
Said Iqbal menegaskan pendekatan langsung ke perusahaan atau turun ke bawah (turba) jauh lebih efektif dibandingkan hanya menerima laporan di atas meja.
Melalui dialog intensif antara manajemen perusahaan dan serikat pekerja, solusi konkret pun berhasil ditemukan.
Hasil dari dialog tersebut, rencana pemindahan sekitar 50 persen lini produksi dari PT JAI Pasuruan dan PT SAI Mojokerto ke Vietnam berhasil ditekan.
Pemindahan tersebut kini hanya dilakukan pada sekitar tiga hingga lima lini produksi saja.
Terkait pengurangan tenaga kerja, Said Iqbal menjelaskan berdasarkan business plan perusahaan hingga 2030, hal tersebut akan dilakukan secara alamiah.
Rencana relokasi besar-besaran produksi di PT JAI Pasuruan dan PT SAI Mojokerto yang merupakan bagian dari Grup Yazaki berhasil dicegah.
- Kemnaker Terus Menyesuaikan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Hadapi Dinamika Dunia Kerja
- Menaker Yassierli Beberkan Langkah Pemerintah Perkuat Pelindungan Pekerja
- BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Hak Jaminan Sosial Almarhum Sumarna, Nilainya Rp 418 Juta
- Penahanan Ijazah Pekerja oleh Perusahaan Mendominasi Laporan ke Kemenham Jateng
- Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja Minta Perlindungan LPSK
- Makin Banyak Pekerja Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bayarkan Manfaat Rp 68,24 T Sepanjang 2025
JPNN.com




