Tangani Isu Rencana Relokasi PT SAI & PT JAI ke Vietnam, Said Iqbal Beberkan Hasilnya
Mekanisme yang digunakan yakni dengan tidak memperpanjang sebagian kontrak kerja yang berakhir, bukan melalui pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.
Menurutnya, situasi ekonomi global saat ini memang sedang tidak menentu.
Melemahnya daya beli masyarakat, tingginya harga gas industri akibat konflik geopolitik, hingga relokasi produksi oleh perusahaan multinasional menjadi faktor yang meningkatkan potensi PHK di berbagai sektor industri.
Said mengakui ancaman PHK memang masih ada di depan mata.
Namun, dia memastikan pemerintah bersama gerakan serikat buruh tidak tinggal diam dan
terus melakukan berbagai langkah mitigasi untuk mencegah terjadinya PHK.
Salah satu fokus utama mitigasi tersebut yakni memastikan pembayaran hak-hak pekerja yang terkena PHK tetap terpenuhi.
Selain itu, pemerintah juga terus berupaya memperkuat perlindungan pekerja alih daya serta mendorong penghapusan pajak atas manfaat Jaminan Hari Tua (JHT).
Rencana relokasi besar-besaran produksi di PT JAI Pasuruan dan PT SAI Mojokerto yang merupakan bagian dari Grup Yazaki berhasil dicegah.
- Ketua DPRD DKI Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha
- Menaker Yassierli: Data Sakernas Penting untuk Kebijakan Ketenagakerjaan Tepat Sasaran
- Perkuat Jaring Pengaman Sosial, PalmCo Salurkan Bantuan untuk Ratusan Pekerja
- 80% Pekerja Warga Lokal, Kebun Bah Jambi Perkuat Ekonomi Simalungun
- SP JICT Dorong Pelindo Pimpin Transformasi Ketenagakerjaan Pelabuhan
- Serikat Pekerja Desak Pemerintah Evaluasi Sistem Desil
JPNN.com




