Tanpa Utang

Oleh Dahlan Iskan

Tanpa Utang
Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com - "Berutang tambah beban. Tidak berutang tidak bisa berkembang."

Saya dihadapkan pada dilema itu. Kemarin.

Si pembawa dilema: enam orang pengusaha-pejuang dari berbagai kota. Mereka disebut pengusaha karena memang punya perusahaan.

Baca Juga:

Tanpa Utang

Ada yang sampai punya perusahaan di Afrika. Mereka disebut pejuang karena sangat gigih berkampanye: hindari utang. Jangan punya utang. Yang punya utang segera lunasi: mulai lagi jadi pengusaha yang tanpa utang.

Enam orang itu mendatangi saya: agar mau bersama mereka membahas dilema besar pengusaha: "Berutang tambah beban. Tidak berutang tidak bisa berkembang."

Baca Juga:

"Dilema itu adalah kado kami untuk ulang tahun ke-75 Pak Dahlan," ujar Mulyono, pengusaha pupuk organik asal Gemolong, Sragen.

Pak Mul punya banyak perusahaan, termasuk yang didirikan tahun 1916 di Kamerun, Afrika. "Maafkan kado kami bukan jam Rolex atau buket bunga," ujarnya lantas tersenyum.

Berutang tambah beban. Tidak berutang tidak bisa berkembang. Saya dihadapkan pada dilema itu. Kemarin.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News