Target Swasembada 2027, Pemerintah Diminta Batasi Impor Garam
jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan menyoroti impor garam di tengah target swasembada garam nasional pada 2027.
Politikus PKB ini mengatakan target swasembada garam 2027 perlu dijawab dengan tindakan nyata, terutama setelah impor garam industri pada awal 2026 kembali meningkat.
“Target swasembada garam 2027 dari pemerintah kami apresiasi. Namun melihat data impor garam industri pada Januari–Mei 2026 mencapai 936 ribu ton atau naik 13,1%, maka jika target swasembada 2027, data tersebut harus diikuti tindakan-tindakan nyata di lapangan,” ujar Daniel.
Daniel menilai pemerintah perlu mengoptimalkan potensi garam nasional, termasuk menjaga lahan tambak garam agar tidak beralih fungsi.
Menurutnya, Indonesia memiliki 33.216,06 hektare lahan tambak garam yang bisa menjadi modal penting bagi produksi nasional.
Selain menjaga lahan dan produksi, Daniel menekankan pentingnya peningkatan kualitas garam agar produksi dalam negeri dapat terserap lebih luas oleh industri.
“Peningkatan kualitas garam nasional menjadi kunci utama, bukan sekadar soal menambah jumlah produksi. Pemerintah harus mendorong teknologi pemurnian garam di tingkat petambak, agar garam produksi dalam negeri benar-benar bisa memenuhi standar industri dengan harga yang bersaing,” tuturnya.
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron mengatakan penguatan sektor garam perlu didukung infrastruktur, teknologi, kontinuitas pasokan, dan kelembagaan petambak.
DPR meminta pemerintah membatasi impor garam dan memperkuat serapan produksi lokal setelah impor garam industri kembali meningkat pada awal 2026.
- Dukung Tour de Bintan 2026, Bea Cukai Beri Fasilitas Impor Sementara bagi Peserta
- 3 Khasiat Garam untuk Kulit, Wanita Pasti Suka
- Pupuk Indonesia Berhasil Genjot Produktivitas Padi Dairi Jadi 12,3 Ton per Hektare
- Peneliti Ali Zum Mashar Menerima Anugerah Sebagai Pahlawan Pangan
- Aturan Pengangkutan Barang Impor-Ekspor Berubah, 5 Poin Ini Perlu Diketahui Pelaku Usaha
- Kantongi KITE Pembebasan, Produsen Sarung Tangan Asal Semarang Siap Tancap Gas
JPNN.com




