Tarif YouTube Premium Naik Lagi, Duh!
jpnn.com, JAKARTA - Bagi Anda yang hobi maraton video tanpa jeda iklan, bersiaplah untuk merogoh kocek sedikit lebih dalam.
YouTube Premium dilaporkan kembali mengerek tarif berlangganannya di berbagai belahan dunia—mulai dari sudut-sudut Eropa hingga tetangga dekat kita, Singapura.
Gelombang penyesuaian harga itu sebenarnya bukan hal baru.
Mengutip laporan 9to5Google, langkah serupa sudah lebih dahulu dirasakan oleh pengguna di Amerika Serikat pada kuartal kedua tahun ini.
Kala itu, lonjakan harganya terbilang cukup bikin sesak napas karena naik hingga 4 dolar AS atau setara kisaran Rp70.000 per bulan.
Kini, angin kenaikan harga tersebut merambah wilayah lain.
Di sebagian kawasan Eropa, misalnya, paket langganan yang tadinya dipatok 13,99 Euro (sekitar Rp289.000) naik menjadi 15,99 Euro (sekitar Rp330.000).
Tren serupa juga terpantau di Finlandia, di mana tarifnya terkerek dari 14,99 Euro (sekitar Rp310.000) menjadi 16,99 Euro (sekitar Rp350.000).
YouTube Premium dilaporkan kembali mengerek tarif berlangganannya di berbagai belahan dunia—mulai dari sudut-sudut Eropa hingga tetangga dekat kita, Singapura.
- YouTube Indonesia Memperkenalkan 2 Fitur Terbaru, Pembuat Konten Harus Tahu
- Samsung Galaxy S26 FE Bakal Dirilis di RI, Catat Tanggalnya
- YouTube Akan Mengubah Cara Menghitung View Video, Mohon Disimak
- Ikhtiar Madrasah Semesta Channel Hadirkan Dakwah Digital
- PIK2 Cup 2026 Bergulir di Lapangan Satrad 401, Semoga Muncul Talenta Baru Tangerang
- YouTube Menghadirkan Fitur Baru di Short
JPNN.com




