Tavares Curhat soal Kekalahan Persebaya dari Madura United, Pahit & Menyedihkan
jpnn.com - SURABAYA - Pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengakui timnya mengalami masalah dalam penyelesaian akhir saat menjamu Madura United pada pekan ke-28 Super League di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (17/4).
Persebaya keok 1-2. Kekalahan nan pahit, karena terjadi di kandang sendiri dan beruntun setelah di pekan ke-27 takluk di kandang Persija.
Kegagalan meredam Madura United pun membuat Persebaya tertahan di klasemen, mulai menjauh dari Top 4.
“Memang ini menjadi masalah kami; tidak bisa mencetak gol. Kami menciptakan banyak peluang, tetapi akurasinya masih kurang. Itu yang harus kami perbaiki,” tutur Tavares.
Dia menilai anak asuhnya sudah menunjukkan permainan yang berkembang, terutama di babak kedua. Persebaya mampu menciptakan tekanan dan berbagai peluang berbahaya, tetapi gagal dikonversi menjadi gol.
“Di babak kedua saya pikir kami menciptakan banyak peluang dan dinamika permainan yang baik. Tetapi terkadang kami kurang beruntung. Ada tembakan yang diblok, ada yang keluar, atau peluang yang tidak berbuah gol,” tuturnya.
Kegagalan meredam Madura United pun membuat Persebaya tertahan di klasemen Super League, mulai menjauh dari Top 4.
- Sejak 2015 Persebaya Tak Bisa Menang di Padang, Entah Sore Ini
- Persib Hadapi Laga Berat di Markas PSM, Bojan Hodak Beberkan Situasi Tim
- Rekor Persebaya Ini Bisa Bikin Semen Padang Frustrasi
- Jadwal 2 Laga Terakhir Persib, Dedi Bilang Belum Aman
- Semen Padang Incar Kemenangan Kandang Terakhir demi Suporter Kabau Sirah
- Marc Klok: Persib Bandung Siap Hadapi Semua Rintangan di Dua Laga Sisa
JPNN.com




