Tekan Dwelling Time, Bea Cukai Jakarta Optimalkan Peran PLB Sebagai Penyangga Pelabuhan

Tekan Dwelling Time, Bea Cukai Jakarta Optimalkan Peran PLB Sebagai Penyangga Pelabuhan
Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta Hendri Darnadi menegaskan hal itu saat meninjau PT Sarana Gemilang di Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Jakarta, Rabu (2/8/2026). Foto: Dok. Bea Cukai

Buat pelaku usaha, ada beberapa manfaat penggunaan PLB. Diantaranya penundaan pajak & bea masuk. Importir dapat menimbun barang di PLB hingga 3 tahun tanpa harus membayar bea masuk dan pajak impor terlebih dahulu sebelum barang tersebut dikeluarkan untuk digunakan.

Buat pelaku usaha, PLB juga bisa meningkatkan arus kas, karena PLB membantu perusahaan menjaga likuiditas karena pembayaran pajak disesuaikan dengan waktu pengeluaran barang.

Buat pemerintah, PLB juga dwelling time seperti halnya pelaku usaha mengurangi biaya akibat dwelling time.

Mengurangi penumpukan barang di pelabuhan utama seperti Tanjung Priok, sehingga menghemat biaya logistik.

PLB juga mendukung fleksibilitas pperasional, karena dapat digunakan untuk berbagai jenis komoditas, mulai dari bahan baku industri besar, e-commerce, hingga produk jadi IKM.(fri/jpnn)

Kanwil Bea Cukai Jakarta mendorong optimalisasi Pusat Logistik Berikat (PLB) untuk memperlancar arus barang dari pelabuhan sekaligus menekan dwelling time.


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News