Tembus Pasar Internasional, IMAC 2026 Jaring Ratusan Film Pendek dari 18 Negara
Pihaknya juga mengapresiasi kolaborasi dengan ILUNI UI FIB yang membantu memperluas skala acara hingga dilaksanakan di dua lokasi ikonik secara bersamaan.
Senada itu, Ketua ILUNI UI FIB, Visna Vulovik, menyatakan dukungannya terhadap IMAC 2026 sebagai bagian dari semangat "merayakan budaya". Ia percaya bahwa film pendek adalah medium yang sangat efektif untuk menyampaikan nilai identitas budaya kepada generasi muda.
"Kami melihat potensi besar bagi para alumni dan sineas muda untuk terus meninggalkan jejak di tengah pesatnya perkembangan industri film lokal yang kini mampu menjangkau jutaan penonton," ungkapnya.
Dengan mengangkat tema besar "Resilience", festival ini ingin menonjolkan pesan tentang kemampuan bertahan dan beradaptasi di tengah berbagai tantangan global.
Tema ini tercermin kuat dalam karya fiksi maupun dokumenter yang akan ditayangkan selama festival berlangsung mulai 16 hingga 18 April 2026 di Taman Ismail Marzuki (TIM) dan FIB UI Depok.
Seluruh film terpilih akan diputar dalam rangkaian program kurasi yang juga dilengkapi dengan sesi diskusi dan showcase menarik.
Tak hanya sekadar pemutaran film, pengunjung juga disuguhi berbagai kegiatan edukatif seperti masterclass bersama Wahana Edukasi dan Sony Indonesia.
Ada pula talkshow bertajuk "Dari Buku ke Bioskop" yang mengupas proses adaptasi novel Na Willa ke layar lebar.
Tembus pasar internasional, IMAC 2026 menjaring ratusan film pendek dari 18 negara.
- Angkat Isu Kesehatan Mental Mahasiswa, Film Mania Dunia Nia Tembus Panggung Asia
- UI Half Marathon 2026 Siap Digelar, Targetkan 7.000 Peserta
- 4 Film Pendek dari Sutradara Indonesia Tayang Perdana di La Semaine de la Critique Cannes Film Festival 2026
- Inspiring Asia Micro Film Festival 2026 Dorong Pemberdayaan Komunitas
- Clermont-Ferrand Night: Festival Film Pendek Terbesar Dunia Hadir di Indonesia
- Balinale Tembus LeFIFA dan SXSW, Deborah Gabinetti Jadi Juri Internasional
JPNN.com




