Temu Teknis RSO Jadi Forum Strategis Antisipasi Ancaman Keamanan Maritim
"Kami ingin menjadi mitra kritis sekaligus solutif bagi pemerintah, bukan sekadar pelaksana, tapi juga kontributor aktif dalam desain kebijakan nasional," tegasnya.
Para peserta juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini secara profesional, dengan substansi yang relevan terhadap tantangan yang dihadapi di lapangan.
Diskusi-diskusi teknis yang dibangun selama acara berlangsung dinilai sangat bermanfaat, khususnya dalam menyamakan persepsi terkait penerapan ISPS Code yang konsisten dan sesuai standar internasional.
Kegiatan ditutup secara resmi oleh Direktur KPLP dengan harapan bahwa Temu Teknis RSO tahun 2025 menjadi tonggak penguatan sinergi dan peningkatan kualitas layanan keamanan pelayaran di Indonesia.
Tema "Harmoni, Kolaborasi, Profesional" pun menjadi pesan penting yang akan terus diusung dalam langkah-langkah strategis ke depan. (flo/jpnn)
Komunikasi RSO dan Direktorat KPLP sebagai Designated Authority (DA), khususnya dalam mengidentifikasi dan mengantisipasi potensi ancaman keamanan maritim.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Resmikan KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI: Perkuat Pertahanan Maritim
- Usung Plant Your Investment, Capital Market Run 2026 Targetkan 4.000 Peserta
- Profesor Feri Kusnandar Terpilih sebagai Ketua Umum di Kongres PATPI 2026
- PBNU Dinakhodai Mantan Pelaut, Momentum NU untuk Dorong Sektor Maritim Indonesia
- IKAL-Lemhannas Siap Hadirkan Penguatan Wawasan Kebangsaan bagi Generasi Muda
- Mudik 2026: Capt. Hakeng Ungkap Strategi Baru Manajemen Trafik Laut
JPNN.com




