Terdakwa Penyerang Andrie Yunus Sempat Berbohong soal Luka Badan
Selanjutnya, Alwi selaku saksi dalam sidang memberikan keterangan dalam sidang dan mengungkit adanya kebohongan dua terdakwa.
Alwi diketahui menjadi pihak yang menanyakan Edi dan Budhi terkait luka yang diderita para terdakwa penyerangan air keras.
Dia mengatakan dua terdakwa mengaku tersiram air panas, sehingga bagian wajah, dada, dan tangan terluka hitam.
"Kelihatan dua terdakwa dalam kondisi takut, dalam kondisi bingung, sehingga pertanyaan kami tidak dijawab, dan lama dijawab terkena air panas jawaban mereka untuk kami," tutur Alwi.
Namun, dia tidak percaya alasan dua terdakwa, lalu meminta Edi yang mengalami luka paling parah, untuk membuka pakaian.
Langkah Alwi yang meminta Edi membuka pakaian karena perwira menengah itu mendengar kabar kasus penyerangan air keras ke Andrie pada Kamis (12/3).
Alwi lantas merasa curiga Edi dan Budhi terlibat dalam kasus penyerangan air keras Andrie setelah melihat luka dua terdakwa.
"Melihat bekas luka yang tidak semestinya ini, tidak wajar ini, akhirnya kami punya pikiran, jangan-jangan personel dua ini terlibat dalam hal tersebut," kata dia dalam pikiran ketika itu.
Dua dari empat terdakwa penyerangan air keras Andrie Yunus berbelit-belit menjawab pertanyaan penyebab luka di bagian wajah.
- Fakta-Fakta Mencekam Bentrok TNI dengan Brimob
- TNI Ikut Turun saat Demo Mahasiswa, Kapuspen: Pengerahan Prajurit Atas Permintaan
- Koalisi Masyarakat Sipil Mengkritik Keterlibatan TNI & Komcad Menjaga Demonstrasi Mahasiswa
- 8 Anggota OPM Kodap XV/Ngalum Kupel Memilih Jalan Damai, Kiwirok Menorehkan Harapan Baru Bagi Papua
- Asah Kemampuan Tempur, Korpasgat TNI AU Gelar Latihan Menembak Malam
- Pengerahan Tentara Mengadang Mahasiswa Disorot, Brigjen TNI Nas Bilang Begini
JPNN.com




