Terkuak Motif Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank di Jakarta
jpnn.com, JAKARTA - Fakta baru terkuak dalam kasus penculikan dan pembunuhan terhadap seorang kepala cabang (kacab) bank di Jakarta berinisial MIP (37).
Motif utama para terdakwa yaitu dijanjikan uang sebesar Rp 200 juta.
"Kami diiming-imingi uang Rp 200 juta kalau kerjaan sudah selesai," kata Terdakwa 1 Serka MN dalam sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Cakung, Jakarta Timur, Selasa.
Fakta itu terungkap saat pemeriksaan oleh oditur militer dari Oditurat Militer II-07 Jakarta Mayor (Chk) Wasinton Marpaung.
Dalam persidangan, Terdakwa 1 Serka MN mengaku menerima uang sebesar Rp150 juta dari seseorang bernama Yohannes Joko Pamuntas.
Uang tersebut merupakan bagian dari kesepakatan awal untuk melakukan penculikan terhadap korban. Bahkan, Terdakwa 1 menyebutkan dia dan pihak lain dijanjikan total Rp 200 juta apabila 'pekerjaan' tersebut diselesaikan.
"Yang kami terima Rp 150 juta dari saudara Joko,” ujar Serka MN.
Saat didalami lebih lanjut, Serka MN mengungkapkan dari total uang yang sudah diterima itu, dia mendapatkan bagian sebesar Rp 50 juta.
Fakta baru terkuak dalam kasus penculikan dan pembunuhan terhadap seorang kepala cabang (kacab) bank di Jakarta berinisial MIP (37).
- Wanita asal Bandung Barat Diculik Mantan Pacar, Terakhir Terlacak di Jakarta
- Polisi Usut Kasus Pengeroyokan dan Penculikan di Banten
- Bule Rusia Diculik di Kuta Selatan, Disekap dan Dianiaya Hampir 30 Jam
- Pelaku Penyiksaan Sadis Wanita di Kabupaten Bandung Masih Berkeliaran, Polda Jabar Terus Memburu
- Bagaimana Kondisi Terkini Korban Penculikan di Bandung? Ini Kata Keluarga
- Polisi Tangkap 2 Pelaku Percobaan Penculikan Lansia di PIK, Motifnya Asmara Tak Direstui
JPNN.com




