Terminal LPG Tanjung Sekong Jaga Pasokan 40 Persen Kebutuhan LPG Nasional
jpnn.com, CILEGON - Terminal LPG Tanjung Sekong menjadi salah satu infrastruktur strategis Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Berstatus Objek Vital Nasional, terminal ini memasok sekitar 35–40 persen kebutuhan LPG nasional dan melayani distribusi ke 63 kabupaten/kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Sumatera Selatan.
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan mengatakan LPG bukan sekadar komoditas energi, tetapi kebutuhan dasar yang menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat.
Karena itu, keandalan pasokannya harus terus dijaga agar rumah tangga, UMKM, hingga industri dapat beraktivitas tanpa hambatan.
"Terminal LPG Tanjung Sekong memegang peran penting dalam menjaga ketahanan energi nasional," ujar Mochamad Iriawan saat melakukan Management Walkthrough di Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Banten, Rabu (29/7).
Terminal LPG Tanjung Sekong mulai beroperasi pada 2012 dan ditingkatkan menjadi Terminal LPG Refrigerated pada 2020.
Berdiri di atas lahan seluas 12,9 hektare, terminal ini memiliki kapasitas penyimpanan mencapai 98.000 metrik ton (MT) yang didukung tiga dermaga berkapasitas 3.500–65.000 DWT.
Dengan throughput lebih dari 200 ribu MT per bulan, terminal ini menjadi salah satu hub LPG terbesar di Indonesia.
Terminal LPG Tanjung Sekong sekitar 35–40 persen kebutuhan LPG nasional dan melayani distribusi ke 63 kabupaten/kota di Jabar, Jateng hingga Sumsel
- Peserta Pertamina Mandalika Ride Out Ramaikan MotoGP Indonesia 2026
- Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di MotoGP Indonesia 2026
- Berbagai Program Interaktif Hadir di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
- Pertamax Turbo Dukung Mobilitas Safety Car di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
- Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Hadirkan Multiplier Effect Bagi Warga Lokal
- Pertamina Borong Penghargaan di Ajang IHCSA 2026, 4 Pimpinan Legal Counsel Raih Apresiasi
JPNN.com




