Terungkap, Alasan Prabowo Enggan Pakai Teks saat Pidato
jpnn.com, JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menjelaskan alasannya dirinya sering tidak membaca naskah resmi yang telah dipersiapkan oleh Istana.
Prabowo mengaku lebih memilih merangkum bahan pidato ketimbang membaca teks secara utuh.
"Memang saya selalu diingatkan oleh staf saya, 'Pak, pakai teks, Pak. Jangan sampai keluar dari teks.' Dan ini, teksnya bagus sekali," kata Prabowo di HUT Partai Demokrat, Jakarta, Rabu (9/9).
Prabowo mengatakan teks pidato resmi yang disiapkan stafnya dilengkapi paparan data dan grafik pendukung.
Tetapi, memilih merangkum materi tersebut sebelum menyampaikannya secara langsung ke publik.
"Tetapi saya kira esensinya saya rangkum, saya ringkas, dan saya sampaikan. Mudah–mudahan saya tidak salah bicara," kata dia.
Karena itu, Prabowo mengaku kekeliruan dalam berbicara merupakan hal manusiawi dan dapat disikapi secara terbuka dengan menyampaikan permohonan maaf.
"Tetapi sebetulnya kalau manusia bikin kesalahan, ya saya minta maaf saja," kata Prabowo.
Presiden RI Prabowo Subianto menjelaskan alasannya dirinya sering tidak membaca naskah resmi yang telah dipersiapkan oleh pihak Istana.
- Tren Buruk Berakhir, Kepuasan Publik terhadap Kinerja Pemerintah Tembus 60 Persen
- Penanganan Asap Karhutla, Prabowo: Ujungnya Hanya Air Hujan
- Bawa Pesan Bahlil, Misbakhun Ajak Kader Golkar Terus Sukseskan Program Prabowo
- Temui Konstituen Penerima BSPS, Misbakhun Puji Komitmen Prabowo Sediakan Hunian Layak untuk Rakyat
- Mengaku Berkomitmen Tangani Karhutla, Prabowo: Ini Prioritas
- Prabowo: Pemadaman Karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting Menjadi Perhatian
JPNN.com




