Terungkap Saat Rapat di DPR, Pembangunan Huntara Capai 50 Persen dari Usulan
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebutkan langkah pemulihan pascabencana menyentuh kepastian hunian bagi masyarakat, tidak sekadar menyasar normalisasi wilayah terdampak.
Hal demikian dikatakan Tito dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatra di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2) kemarin.
Menurut dia, progres pembangunan hunian sementara (huntara) telah mencapai sekitar 50 persen dari total usulan.
"Ini totalnya usulan huntara itu 16.688, yang sudah selesai dibangun 8.290 atau 50 persen," kata eks Kapolri itu seperti dikutip Kamis (19/2).
Menurut Tito, pembangunan hunian tetap atau huntap yang perlu percepatan, karena usulan pemerintah daerah terdampak bencana mencapai 16.329.
"Huntap usulan dari semua Pemda 16.329, yang sedang dibangun 1.254. Ini yang perlu percepatan untuk huntap," kata Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra itu.
Dia mengatakan secara terperinci di Aceh diusulkan 14.697 unit huntara, sementara usulan huntap sebanyak 9.246 unit, dengan 302 unit di antaranya sedang dibangun.
Kemudian, Sumatera Utara (Sumut) terdapat 993 usulan huntara dan 893 unit telah selesai dibangun serta huntap terdapat 3.462 usulan dan 297 unit dalam tahap pembangunan.
Mendagri Tito Karnavian mengungkap pemerintah sudah membangun 8.290 huntara dari usulan pembangunan 16.688 unit.
- Wali Kota Pekanbaru Terima Empat Penghargaan IMT-GT Green City Award dari Mendagri
- Wako Pekanbaru Luruskan Polemik STC: Sudah Konsultasi ke Kemendagri, KPK hingga BPN
- Mendagri Siapkan Aturan Baru, Bayi Lahir di Luar Faskes Bisa Kantongi Akta Kelahiran Digital
- 5 Berita Terpopuler: Kemendagri Godok Usulan Penambahan DAU, Nasib PPPK Bagaimana? Menunggu 14 Agustus 2026
- Tito Ungkap Penanganan Bencana di Sumatra Tak Cukup Dilakukan Setahun
- Mendagri Tegaskan Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Pemerintahan Bersih & Akuntabel
JPNN.com




