Thomas Cup 2026 Bikin Muruah Indonesia di Dunia Bulu Tangkis Hancur

Thomas Cup 2026 Bikin Muruah Indonesia di Dunia Bulu Tangkis Hancur
Pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi saat berlaga pada ajang Thomas Cup 2026 di Forum Horsens, Denmark, Selasa (28/4). Foto: Humas PP PBSI

Terlebih tim beregu putra Indonesia datang ke Thomas Cup 2026 dengan hasil minor di tur Eropa serta ajang Badminton Asia Championships (BAC) 2026.

“Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi oleh PBSI. Sekarang saatnya untuk memberikan kesempatan buat pebulu tangkis muda potensial untuk tampil.”

“Tidak hanya faktor regenerasi, juga harus diperhatikan bagaimana sistem pembinaan yang dilakukan di pelatnas Cipayung. Saya rasa harus ada yang diubah dan diperbaiki,” pungkas pria kelahiran 26 September 1963 itu.

Indonesia sejatinya merupakan negara kuat di ajang Thomas Cup dengan raihan 14 gelar juara.

Tercatat kali terakhir lagu Indonesia Raya berkumandang di Piala Thomas pada 2020 silam  di Aarhus, Denmark.

Saat itu Hendra Setiawan dan kolega mampu berdiri di podium tertinggi seusai mengalahkan China dengan skor 3-0. (mcr16/jpnn)


Kegagalan tim beregu putra di Thomas Cup 2026 membuat muruah Indonesia di kancah dunia mulai memudar.


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Muhammad Naufal

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News