Tidak Mati

Oleh Dahlan Iskan

Tidak Mati
Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

"Kalau didadar bisa dicampuri macam-macam," ujar presiden di acara di Sentul itu. "Campuran tepungnya bisa lebih banyak," ujar presiden disambut teriakan serentak dari sebagian besar yang hadir: "betuuuuuul...."

Baca Juga:

Telur itu juga tidak boleh dipotong dua atau tiga. Harus satu butir telur.

"Kalau perlu difoto," ujar presiden. Maksudnya kalau di sajian menu ditemukan telur dadar dan telur yang tidak utuh bisa dilaporkan.

Juklak kedua: untuk menu ayam, ayamnya dipotong berapa. Di dekat podium presiden ada sajian dua piring ayam goreng yang dipotong-potong. Di piring yang kanan satu ayam dipotong 14. Di piring kiri satu ayam dipotong 8.

Presiden minta agar kamera media menampilkan potongan ayam itu dari atas, agar jelas. Lalu emak-emak dari dapur MBG diminta naik panggung.

Mereka berebut ke podium, menyaksikan potongan ayam itu dari dekat. Presiden pun mengajak emak-emak itu untuk membicarakan potongan itu.

Akhirnya satu "kesepakatan" diambil: dipotong 14 terlalu kecil, dipotong delapan terlalu besar. Maka sebaiknya satu ayam dipotong antara 10 sampai 12 potong tergantung besar-kecil ayamnya.

Ayam yang dijual di pasar selama ini beratnya antara 1 sampai 1,2 kg (setara dengan ayam hidup antara 1,2 kg sampai 1,5 kg).

MODEL komunikasi Presiden Prabowo Subianto terlihat baru: sehari setelah mencopot Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, sebuah acara besar diadakan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News