Tim Beregu Tampil Berbeda di BATC 2026 Setelah Tanpa Sponsor Utama
jpnn.com, JAKARTA - Tim beregu putra dan putri Indonesia tampil berbeda saat berlaga di Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026.
Anthony Sinisuka Ginting dan kolega terlihat tidak memasang logo sponsor utama di jersei mereka saat menghadapi Myanmar, Selasa (3/2).
Diketahui kontrak PBSI dengan BNI akan habis tahun ini setelah bekerja sama sejak 2021 silam.
Belum diketahui nantinya pengganti dari bank milik BUMN tersebut sebagai penyandang dana terbesar organisasi tepok bulu Tanah Air itu.
Santer kabar terdengar Polytron menjadi produk terdepan untuk menjadi sponsor pengganti BNI.
Sejauh ini jenama elektronik asal Kudus itu masih terpampang di jersei pebulu tangkis Pelatnas Cipayung kendati hanya kecil di bagian dada tengah.
Menarik ditunggu siapa yang akan menjadi sponsor utama PBSI seusai BNI tidak lagi menjadi penyandang dana utama.
Dalam beberapa tahun terakhir tercatat bank yang didirikan pada 5 Juli 1946 tersebut menjadi sponsor utama PBSI baik di level sirkuit nasional hingga ajang internasional lainnya.
Ada yang berbeda dengan seragam tim beregu putra dan putri Indonesia di Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026.
- Hasil BWF World Championships 2026: 4 Wakil Indonesia Kompak Menang
- Kejuaraan Dunia 2026: Indonesia Terjunkan 14 Wakil, Mampukah Akhiri Puasa Gelar?
- Nova Widianto Kembali Dikaitkan dengan PBSI, Jadi Pelatih Baru Ganda Campuran?
- PBSI Resmi Lepas Rionny Mainaky dan Amon Sunaryo Seusai Evaluasi Ganda Campuran
- Fardhan Rainanda Jaga Asa Indonesia Bawa Pulang Gelar Juara dari BAJC 2026
- Yohanes Saut Marcellyno Tinggalkan Pelatnas Cipayung, PBSI Beri Restu
JPNN.com




