Timnas Iran Tak Bisa Bebas di Amerika Serikat Selama Piala Dunia 2026
jpnn.com - Piala Dunia 2026 menghadirkan tantangan tersendiri bagi Timnas Iran.
Bukan karena lawan yang akan dihadapi di lapangan, melainkan aturan perjalanan yang membuat mereka tidak bisa menetap di Amerika Serikat selama turnamen berlangsung.
Duta Besar Iran untuk Meksiko Abolfazl Pasandideh menjelaskan bahwa delegasi Iran hanya memperoleh akses terbatas saat menjalani pertandingan di wilayah AS.
"Aturannya, kami masuk pada pagi hari dan harus meninggalkan Amerika Serikat di hari yang sama," ucapnya.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa Iran tidak memiliki keleluasaan untuk bermukim sementara di Amerika Serikat sebagaimana lazimnya peserta Piala Dunia.
Ketegangan kedua negara kembali meningkat dalam beberapa bulan terakhir setelah konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel pada awal tahun ini. Dampaknya kini merembet hingga ke urusan sepak bola.
Iran yang sebelumnya menyusun program persiapan di Amerika Serikat terpaksa melakukan penyesuaian.
Sebagai gantinya, federasi sepak bola Iran memutuskan memusatkan persiapan tim di Meksiko.
Sebuah kebijakan tak biasa menanti Timnas Iran di Piala Dunia 2026. Dampaknya bahkan memaksa mereka mengubah rencana
- Jateng Jajaki Kerja Sama dengan Iran, Gubernur Luthfi Bidik Transfer Teknologi dan Investasi
- Angka Cuan FIFA dari Piala Dunia 2026 Terungkap, Nominalnya Mengejutkan
- Lionel Scaloni Beri Isyarat soal Masa Depannya di Timnas Argentina
- FIFA Investigasi Kericuhan Seusai Laga Final Piala Dunia 2026
- IShowSpeed Bagikan Momen Saat Bertemu BTS di Final Piala Dunia 2026
- Argentina Gagal Mempertahankan Piala Dunia, Lionel Messi: Rasa Sakitnya Sangat Dalam
JPNN.com




