Tingkat Kepuasan kepada Prabowo Turun, Pengamat: Wajar di Tengah Agenda Bersih-Bersih
jpnn.com, JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan menilai wajar terjadi penurunan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo Subianto.
Iwan menilai tingkat kepuasan menjadi dinamika di tengah kebijakan pemerintah yang sedang melakukan pembenahan besar-besaran.
Terlebih lagi, kata dia, pemerintahan era Prabowo tengah melakukan bersih-bersih di berbagai instansi.
“Penurunan tingkat kepuasan ini merupakan konsekuensi yang wajar dari proses pembenahan."
"Presiden Prabowo sedang mendorong agenda bersih-bersih di berbagai kementerian dan lembaga, termasuk di institusi penegak hukum," kata Iwan kepada awak media, Kamis (30/7).
Menurut dia, kondisi pembenahan dalam jangka pendek bakal memengaruhi persepsi publik terhadap kinerja Presiden Prabowo.
"Dalam jangka pendek, kondisi ini justru membuat publik melihat semakin banyak kasus korupsi yang terungkap sehingga memengaruhi persepsi terhadap kinerja pemerintah,” katanya.
Iwan menuturkan meningkatnya pemberitaan mengenai kasus korupsi, sebenarnya tak serta-merta menunjukkan praktik rasuah makin parah pada pemerintahan Prabowo.
Direktur Eksekutif IPR Iwan Setiawan menyebut pembenahan pemerintah, dalam jangka pendek memengaruhi persepsi publik terhadap kinerja Presiden Prabowo.
- Ekonom Ungkap Alasan Purbaya Direshuffle dari Posisi Menkeu, Ternyata
- Blak-Blakan Bikin Purbaya Dicopot, Senggol Jokowi Sampai Internal Pemerintahan
- Menkeu Suahasil Beberkan Arahan Khusus dari Presiden Prabowo
- KLH Segel 50 Badan Usaha, 27 Ribu Hektare Lahan Konsesi Terbakar
- Ibas: Dinamika Politik Harus Jadi Energi Demokrat untuk Bangkit
- Tionghoa Dinilai Makin Inklusif Melalui Partisipasi Politik
JPNN.com




