Tinjau Sekolah Rakyat Jabar II, KSP Dudung Apresiasi Percepatan Pembangunan

Tinjau Sekolah Rakyat Jabar II, KSP Dudung Apresiasi Percepatan Pembangunan
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Barat II di Cikarang, Kabupaten Bekasi, pada Senin (18/5). Foto dok Brantas

KSP berharap proyek ini dapat selesai tepat waktu sehingga segera dimanfaatkan pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Untuk memastikan percepatan penyelesaian proyek berjalan optimal, koordinasi lintas kementerian dan lembaga terus diperkuat, termasuk dukungan utilitas dasar seperti listrik, air bersih, sanitasi, dan keamanan kawasan asrama.

Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas dan ketepatan waktu penyelesaian proyek strategis tersebut.

“Brantas Abipraya berkomitmen mendukung program pemerintah dalam pembangunan Sekolah Rakyat sebagai sarana pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Dengan progres saat ini yang telah mencapai 65,24 persen, kami optimistis proyek dapat diselesaikan sesuai target melalui percepatan pekerjaan finishing, optimalisasi sumber daya, serta penerapan strategi adaptif terhadap kondisi cuaca di lapangan,” kata Dian.

Saat ini, Brantas Abipraya juga terus mengoptimalkan mobilisasi tenaga kerja dan peralatan konstruksi guna menjaga produktivitas proyek.

Tercatat kapasitas tenaga kerja di lapangan mencapai sekitar 795 orang untuk mendukung percepatan penyelesaian sisa pekerjaan dalam waktu 39 hari ke depan.

Sekolah Rakyat Jawa Barat II diharapkan menjadi salah satu fasilitas pendidikan unggulan yang mampu memberikan akses pendidikan dan asrama berkualitas bagi masyarakat, sekaligus mendukung pemerataan pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.(chi/jpnn)

Brantas Abipraya juga terus mengoptimalkan mobilisasi tenaga kerja dan peralatan konstruksi guna menjaga produktivitas proyek.


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News