Tito Ungkap Penanganan Bencana di Sumatra Tak Cukup Dilakukan Setahun
Sebanyak 137 sungai di tiga provinsi terdampak harus dinormalisasi akibat sedimentasi, tumpukan kayu, lumpur, hingga perubahan alur sungai yang memicu banjir berulang.
Menurut dia, pengerjaan normalisasi sungai memerlukan waktu cukup lama karena sebagian sungai memiliki bentang yang sangat panjang.
“Paling berat jujur saya akuin dan ini akan memerlukan waktu, makanya saya bilang kalau saya enggak sanggup setahun, karena sungai-sungai ini yang di lowland yang di highland kena longsor tertutup,” tutur eks Kapolri itu.
Meski demikian, Tito memastikan pemerintah terus mempercepat rehabilitasi melalui kolaborasi kementerian dan lembaga.
Dia menambahkan pemerintah telah mengalokasikan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi sebesar Rp100,1 triliun hingga 2028 untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak.
“Yang penting sekarang adalah terus bekerja dan menentukan prioritas agar masyarakat bisa kembali menjalankan aktivitas secara normal,” pungkas Tito. (dit/jpnn)
Tito Karnavian meminta publik agar memahami bahwa pemulihan pascabencana besar di Sumatra tak bisa diselesaikan hanya satu tahun
Redaktur : Elfany Kurniawan
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi
- 56 Orang Tewas dalam Bencana Banjir di India Utara
- Banjir Bandang Menerjang Solok, 1 Warga Meninggal dan Satu Masih Dicari
- 5 Berita Terpopuler: Perbedaan Peralihan Status Dosen & Guru Sangat Mencolok, Kemendikdasmen & BKN Beri Penjelasan
- 72 Ribu PPPK Satpol PP Minta Mendagri Jalankan Amanat UU Pemda
- 5 Berita Terpopuler: Mendagri Tito Bicara Langsung kepada Presiden, Ketua FGLPG Tertegun, soal PPPK Paruh Waktu Naik Level
- 5 Berita Terpopuler: Pemerintah Bakal Tata PPPK, Wamendikdasmen Harap Semua Tenang, Jangan Asal Bicara
JPNN.com




