Total 2.961 Penerbangan Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Total 2.961 Penerbangan Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
Foto pesawat terbang komersial di Bandara Soetta. Ilustrasi: Soetomo Samsu/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan erupsi Gunung Anak Krakatau telah mengganggu 2.961 penerbangan domestik dan internasional hingga Senin (7/9).

Akibatnya pemerintah dan PT Angkasa Pura memutuskan untuk melakukan penutupan sememgara sementara sejumlah bandara, akibat terpapar debu abu vulkanik.

"Akibat sebaran abu vulkanik, di antaranya 2.339 penerbangan domestik, dan 622 internasional," kata Dudy dikonfirmasi, Selasa (8/9).

Adapun jumlah penumpang terdampak sebanyak 341.000 penumpang. Dampak ini mencakup penerbangan yang mengalami pembatalan, penundaan, maupun pengalihan.

Dudy menyatakan penutupan itu dilakukan sebagai langkah konservatif untuk memastikan keselamatan penerbangan.

"Kami ingin memastikan betul bahwa debu vulkanik ini menjauh dari lokasi bandara yang ada di sekitar Gunung Anak Krakatau," tuturnya.

Adapun bandara yang ditutup sementara per Senin (7/9) adalah, Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Bandara Radin Inten II, Lampung, Bandara Budiarto, Banten.

Kemudian Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Bandara Pondok Cabe, Banten, Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, Lampung, dan Bandara Husein Sastranegara, Jawa Barat.

Menhub Dudy Purwagandhi mengatakan erupsi Gunung Anak Krakatau telah mengganggu 2.961 penerbangan domestik dan internasional hingga Senin (7/9).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News