Total Korban Majelis Ambruk di Bogor Mencapai 80 Orang Lebih
jpnn.com, KABUPATEN BOGOR - Jumlah korban akibat robohnya bangunan Majelis Taklim Asohibiyah di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu pagi, mencapai lebih dari 80 orang.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dihadiri sekitar 150 orang jemaah ibu-ibu menyebabkan lokasi menjadi penuh sesak.
Sebagian berada di dalam dan di luar, serta sebagian lainnya di teras bangunan.
“Teras bangunan berdiri di pinggiran tebing, dan karena kelebihan kapasitas, akhirnya tidak mampu menahan beban. Akibatnya terjadi bencana, dan korban mencapai lebih dari 80 orang,” katanya, Minggu.
Rudy menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan meminta semua pihak bersabar menghadapi musibah tersebut.
“Kami ikut berduka cita sedalam-dalamnya, semoga keluarga korban diberi ketabahan,” ujar bupati.
Dua menegaskan jumlah korban masih bisa bertambah seiring pendataan yang dilakukan tim gabungan di lapangan.
“Kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan rumah sakit untuk memastikan semua data korban terkonfirmasi,” katanya.
Jumlah korban akibat robohnya bangunan Majelis Taklim Asohibiyah di Kabupaten Bogor mencapai lebih dari 80 orang.
- Eks Dirjen Pajak Era Gus Dur Kritik Kenaikan PAT Kabupaten Bogor
- Dibina Universitas Terbuka, BUMDes di Bogor Mampu Layani Ribuan Pelanggan
- Warga Desa Sukaresmi Mengadukan Pengosongan Lahan Eks PTPN VIII ke DPR
- Alasan Pelaku Membuang Mayat Wanita di Flyover Tol Yasmin Bogor, Astaga
- Bu Yunita Sudah Singgung Pemutusan Kontrak PPPK Paruh Waktu
- PPPK PW Berbuat Terlarang, Bupati Bogor Minta Kapolres Memberi Contoh Keras
JPNN.com




