TPA Sarimukti Dibuka, Sampah di Bandung Berangsur Normal, Alhamdulillah
Mereka didukung 134 unit armada, meliputi 66 truk, 7 pikap, 57 motor sampah, 2 'road sweeper', serta 2 alat berat.
Penanganan difokuskan di 71 titik pantau di seluruh Kota Bandung, terutama di kawasan dengan aktivitas tinggi seperti pusat kota, destinasi wisata, pasar, dan ruas jalan utama.
Selain itu, DLH juga melakukan pemantauan aktif di 66 titik strategis.
DLH juga melakukan pemantauan aktif di 66 titik strategis yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk kawasan pusat kota seperti Alun-alun, Braga, Gasibu, dan Asia Afrika yang mengalami lonjakan aktivitas wisatawan.
"Secara visual memang ada peningkatan karena kunjungan wisatawan ke pusat kota cukup tinggi. Kami lihat di Asia Afrika dan Braga sampai malam masih ramai," ucapnya.
Meski demikian, dia mengakui penanganan sampah pada H+2 belum sepenuhnya tuntas.
Hal itu disebabkan keterbatasan kuota pengiriman ke TPA Sarimukti, sehingga tidak semua TPS dapat langsung dibersihkan secara menyeluruh.
"Memang belum seluruh TPS itu 'clear'. Tapi yang penting tidak meluber ke jalan, tidak mengganggu lalu lintas. Jadi kita kendalikan supaya tetap aman," ujarnya.
DLH Kota Bandung mula normalisasi sampah usai Lebaran. Pengangkutan ke TPA Sarimukti kembali berjalan, tetapi belum semua TPS bersih akibat keterbatasan kuota.
- Mantan Atlet Dayung Ini Merajut Harapan Bersama Holding Ultra Mikro
- Pertamina Patra Niaga Bangun Ekosistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Guwosari
- Award4Change Jadi Apresiasi Nyata untuk Mitra Pengelola Sampah
- Kolaborasi Indofood dan Rekosistem Kelola Sampah di Ideafest 2026
- 969 Ton Sampah Palembang Mulai Dikirim ke PSEL, 141 Armada Dikerahkan
- DPRD Jakarta Minta Penindakan TPS Liar Cilincing Dilakukan Sampai Tuntas
JPNN.com




